Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

TRAVEL

Ini Kelebihan Sistem Pengelolaan Sampah di Labuan Baju Senilai Rp65,9 Miliar

Kamis 21-Jul-2022 11:59 WIB

390

Ini Kelebihan Sistem Pengelolaan Sampah di Labuan Baju Senilai Rp65,9 Miliar

Foto : sindonews

brominemedia.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun sistem pengelolaan sampah di Labuan Bajo senilai Rp46 Miliar. Pengelolaan sampah tersebut bisa mengolah kurang lebih 22 ton sampah per hari.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan prasarana dan sarana penunjang pariwisata yang dilakukan Kementerian PUPR merupakan upaya yang ditempuh untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata di Labuan Bajo.

“Di manapun tempat pariwisata yang dibangun tidak ada yang datang kalau tidak bersih. Untuk itu yang terpenting sanitasi dan air bersih,” kata Basuki, Kamis (21/7).

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Warloka dioperasikan untuk dapat mengolah sampah dengan kapasitas 20 ton per hari. Sementara Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Warloka dioperasikan untuk memproses akhir sampah yang telah diolah di TPST berupa residu abu dengan kapasitas 2 ton per hari.

SPS Warloka dibangun pada bulan Agustus 2020 hingga November 2021 dengan anggaran Rp46,4 miliar. Ruang lingkup pekerjaan meliputi jembatan timbang, unit penerimaan, pemilahan, pengeringan pembenaran, unit pengendali pencemaran udara dan air serta sistem control.

Sementara itu, TPA Warloka dibangun pada Juni hingga Desember 2021 dengan anggaran Rp19,3 miliar. Adapun ruang lingkup pekerjaan meliputi hangar, kantor pengelola, jalan operasional, unit pengurukan residu, unit pengolahan air lindi dan landmark.

“Saya kira ini sudah bagus untuk menghadapi lonjakan wisatawan. Sama seperti sistem penyediaan air minum (SPAM) yang sudah selesai dibangun. Kita bisa tambah kapasitas SPS bila produksi sampah meningkat. Namun, manajemen sampah tidak bisa hanya mengandalkan TPAS saja, tetapi harus dari awal dikelolanya,” pungkas Menteri Basuki.

Share:

Konten Terkait

TREND Masyarakat di Labuan Bajo Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan bagi masyarakat dan para pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Imbauan ini diterbitkan...

Minggu 21-Dec-2025 20:10 WIB

Masyarakat di Labuan Bajo Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem
LIFESTYLE Mau Liburan ke Labuan Bajo Akhir Tahun? Cek Dulu Peringatan Cuaca dari BMKG

Musim hujan di NTT, termasuk di Labuan Bajo sering disertai peningkatan curah hujan akibat gangguan atmosfer dan laut, termasuk pembentukan low pressure area yang dapat berkembang menjadi bibit siklon.

Minggu 21-Dec-2025 20:03 WIB

Mau Liburan ke Labuan Bajo Akhir Tahun? Cek Dulu Peringatan Cuaca dari BMKG
RAGAM Cerita Krisis TPA Cipeucang Dorong Realisasi Lubang Biopori

Sebagian warga Kota Tangerang Selatan berusaha menghindar dari dampak penutupan TPA Cipeucang. Rencana lama biopori akhirnya terlaksana.

Jumat 19-Dec-2025 20:13 WIB

Cerita Krisis TPA Cipeucang Dorong Realisasi Lubang Biopori
PERISTIWA Tak Miliki Sistem Daur Ulang, Sampah di TPA Namatimur SBT Makin Menggunung, Warga Pun Khawatir

Bertahun-tahun beroperasi, satu-satunya TPA di Kota Bula itu memiliki sistem daur ulang maupun pengolahan lanjutan.

Selasa 02-Dec-2025 20:22 WIB

Tak Miliki Sistem Daur Ulang, Sampah di TPA Namatimur SBT Makin Menggunung, Warga Pun Khawatir
PEMERINTAHAN 180 Ton Sampah di TPS Ence Azis Bandung Diangkut, Sistem Baru Diterapkan

Pada Rabu (19/11) malam, tumpukan sampah di TPS Ence Azis yang sudah menggunung sejak September, setinggi 370 meter kubik atau sekitar 180 ton, mulai ditangani

Kamis 20-Nov-2025 20:20 WIB

180 Ton Sampah di TPS Ence Azis Bandung Diangkut, Sistem Baru Diterapkan

Tulis Komentar