Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PEMERINTAHAN

Ini Andi, Pejabat Teras MA yang Dicopot Buntut OTT Hakim Agung

Selasa 18-Oct-2022 10:27 WIB

1,972

Ini Andi, Pejabat Teras MA yang Dicopot Buntut OTT Hakim Agung

Foto : kilasjakarta

brominemedia.com-- Mahkamah Agung (MA) mencopot Panitera Muda Perdata MA Andi Cakra Alam. Sebab, Andi dinilai lalai mengingatkan anak buahnya untuk menjaga integritas. Hal itu buntut OTT KPK terhadap sejumlah pejabat MA, termasuk hakim agung Sudrajad Dimyati.

"Dari hasil pemeriksaan itu Panitera Muda Perdata dibebastugaskan dari jabatannya karena dinilai tidak melakukan pembinaan dan pengawasan selayaknya selaku atasan langsung dari Desy Yustria, PNS pada Kepaniteraan MA," kata Jubir MA Andi Samsam Nganro kepada wartawan, Selasa (18/10/2022).

Andi Cakra Alam, lahir di Bone Kabupaten (Watampone), pada tanggal 29 Oktober 1962. Suami dari Andi Nurwinah ini menyandang gelar Magister Hukum pada program Magister Ilmu Hukum dengan Bidang Konsentrasi Hukum Tata Negara dari Universitas Muslim Indonesia pada tahun 2004, sedangkan gelar Sarjana Hukum diperoleh pada Program Studi Hukum Keperdataan dari Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin pada tahun 1985.

Mengawali karir sebagai Calon Hakim di Pengadilan Negeri Makassar pada tahun 1986 dan Calon Hakim pada Pengadilan Tinggi Makassar pada tahun 1988, selanjutnya ia menjadi Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Selayar pada tahun 1991, Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Watampone pada tahun 1994, Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Sungguminasa pada tahun 2002, Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Pinrang pada tahun 2004, Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Sinjai pada tahun 2005, Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Surabaya pada tahun 2006, dan Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Makassar pada tahun 2008.

Pada tahun 2010, H. Andi Cakra Alam mendapat promosi sebagai Ketua Pengadilan Negeri Watampone, Ketua Pengadilan Negeri Makassar pada tahun 2015, dan menjadi Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Tahun 2017.

Dua tahun berikutnya, ia mendapat promosi untuk menjadi Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Makassar, dan belum genap satu tahun, tepatnya pada tanggal 20 September 2019, ia melaksanakan tugas dan menjabat sebagai Panitera Muda Perkara Perdata Kepaniteraan Mahkamah Agung RI.

Konten Terkait

PERISTIWA Diperiksa KPK 7 Jam, Petinggi PBNU Aizzudin Bantah Terlibat Korupsi Kuota Haji

Aizzudin menegaskan bahwa pemeriksaannya dilakukan dalam kapasitas pribadi sebagai warga negara, bukan sebagai perwakilan PBNU.

Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam, Petinggi PBNU Aizzudin Bantah Terlibat Korupsi Kuota Haji
PERISTIWA Puluhan Rumah di Desa Hiyung Terendam, Camat Tapin Tengah: Banjir Sudah 6 Hari

Puluhan rumah warga di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan terdampak banjir

Selasa 13-Jan-2026 20:05 WIB

Puluhan Rumah di Desa Hiyung Terendam, Camat Tapin Tengah: Banjir Sudah 6 Hari
RAGAM 5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Bukan Cuma Tangkal Radikal Bebas

Teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, diantaranya mencegah penuaan dini sampai melindungi kesehatan otak.

Selasa 13-Jan-2026 20:00 WIB

5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Bukan Cuma Tangkal Radikal Bebas
PERISTIWA Terseret dalam Kasus Evia, Oknum Dosen DM Resmi Dinonaktifkan, Terancam Dipecat dari ASN

Unima mengambil langkah tegas terhadap oknum dosen berinisial DAM yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual.

Selasa 13-Jan-2026 19:06 WIB

Terseret dalam Kasus Evia, Oknum Dosen DM Resmi Dinonaktifkan, Terancam Dipecat dari ASN
PEMERINTAHAN Salam Tribun Timur: Rumah Sakit dan Rasa Aman Warga

Dalam kondisi darurat, formulir dan verifikasi sering terasa lebih berkuasa daripada rasa kemanusiaan.

Senin 12-Jan-2026 20:05 WIB

Salam Tribun Timur: Rumah Sakit dan Rasa Aman Warga

Tulis Komentar