Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PERISTIWA

Indonesia Akui Israel Asal Israel Bisa Mengakui Negara Palestina

Selasa 23-Sep-2025 20:57 WIB

148

Indonesia Akui Israel Asal Israel Bisa Mengakui Negara Palestina

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Untuk pertama kalinya, Indonesia secara terbuka menyatakan kesediaan mengakui Israel namun dengan syarat yang jelas: Israel harus terlebih dahulu mengakui kemerdekaan Palestina.

Pernyataan ini disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto di forum Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT PBB), Selasa (23/9/2025).

“Kita harus menjamin kenegaraan Palestina.

 Namun, Indonesia juga menyatakan bahwa setelah Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui negara Israel,” tegas Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube United Nations.

Pernyataan ini menandai langkah baru politik luar negeri Indonesia. Selama puluhan tahun, Jakarta berdiri tegak di sisi Palestina tanpa kompromi. Kini, melalui pidato Prabowo, Indonesia menegaskan dukungan penuh pada solusi dua negara, sekaligus menyodorkan tawaran diplomatis: hubungan resmi dengan Israel hanya mungkin bila Palestina lebih dulu merdeka.

Pernyataan itu bukan hanya simbol keberpihakan, melainkan juga strategi diplomasi. 

Dengan menegaskan sikap seperti ini di forum tertinggi dunia, Indonesia menempatkan diri sebagai negara yang bukan hanya pro-Palestina, tetapi juga siap menjadi bagian dari solusi perdamaian Timur Tengah.

Pidato Prabowo disampaikan setelah Raja Yordania Abdullah II dan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, serta sebelum Presiden Brasil Lula da Silva. 

Forum dipimpin oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Di hadapan tokoh-tokoh dunia seperti Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Presiden Majelis Umum PBB Annalena Baerbock, hingga Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Prabowo menekankan bahwa krisis Gaza adalah bencana kemanusiaan. 

“Ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Kelaparan membayangi,” katanya dengan nada penuh keprihatinan.


Solusi Dua Negara sebagai Jalan Tengah

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan hanya solusi dua negara yang bisa menjamin perdamaian.

Ia menyebut pengakuan Palestina adalah “langkah di sisi sejarah yang benar,” sejalan dengan negara-negara seperti Prancis, Kanada, Inggris, dan Portugal yang sudah mengambil langkah tersebut.

“Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan: Sejarah tidak berhenti. Kita harus mengakui Palestina sekarang,” tegasnya.

Pidato ini berpotensi menimbulkan diskusi luas di dalam negeri. Indonesia selama ini menutup pintu terhadap Israel, baik dalam hubungan diplomatik maupun kerjasama resmi. 

Namun, Prabowo dengan lugas menyampaikan bahwa bila Israel mengakui Palestina, maka Indonesia juga siap membuka hubungan.

Isyarat ini memperlihatkan keseimbangan baru: tetap menjaga komitmen historis terhadap Palestina, tapi sekaligus membuka ruang diplomasi yang lebih pragmatis.


Seruan Perdamaian Dunia

Prabowo menutup pidatonya dengan nada mendesak: “Damai, damai sekarang! Damai, segera! Kita butuh perdamaian.”

Ia bahkan menyatakan Indonesia siap menurunkan pasukan penjaga perdamaian demi menghentikan pertumpahan darah.

Dengan pernyataan ini, Indonesia menempatkan diri tidak hanya sebagai pendukung Palestina, melainkan juga calon mediator yang aktif dalam membangun rekonsiliasi di Timur Tengah.

Jika benar-benar diwujudkan, langkah ini akan menjadi perubahan terbesar dalam sejarah politik luar negeri Indonesia terkait Israel-Palestina. 

Dukungan publik terhadap Palestina tetap kuat, tetapi wacana pengakuan Israel bisa memunculkan perdebatan baru di tingkat nasional.

Namun, di mata dunia, Indonesia akan dipandang sebagai negara yang berani mengambil posisi strategis: berpihak pada keadilan bagi Palestina sekaligus mendorong pintu perdamaian yang lebih inklusif.

Konten Terkait

RAGAM BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026

Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB

BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen
PEMERINTAHAN Bahlil Sebut Operasional Kilang Balikpapan Tinggal Tunggu Jadwal Prabowo

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan RDMP Balikpapan siap beroperasi, menunggu jadwal Presiden Prabowo.

Selasa 16-Dec-2025 20:15 WIB

Bahlil Sebut Operasional Kilang Balikpapan Tinggal Tunggu Jadwal Prabowo
PEMERINTAHAN Di Hadapan Prabowo, Menko Airlangga Yakin Ekonomi Indonesia 2025 Sentuh 5,2%

Menko Airlangga yakin bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 bisa mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah. Simak alasannya di sini.

Senin 15-Dec-2025 20:20 WIB

Di Hadapan Prabowo, Menko Airlangga Yakin Ekonomi Indonesia 2025 Sentuh 5,2%
PERISTIWA Lebih dari 1.000 Korban Tewas karena Banjir dan Longsor di Sumatera

Di Aceh, jumlah korban meninggal bertambah dari 411 menjadi 415 jiwa. Sementara di Sumatera Utara meningkat dari 343 menjadi 349 jiwa.

Minggu 14-Dec-2025 20:02 WIB

Lebih dari 1.000 Korban Tewas karena Banjir dan Longsor di Sumatera
PEMERINTAHAN Presiden Prabowo Undang PM Pakistan Shehbaz Sharif Kunjungi Indonesia

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Islamabad, Pakistan. Prabowo berharap Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif bisa melakukan kunjungan balasan ke Indonesia.

Selasa 09-Dec-2025 20:17 WIB

Presiden Prabowo Undang PM Pakistan Shehbaz Sharif Kunjungi Indonesia

Tulis Komentar