Selasa 23-Sep-2025 20:57 WIB
148
Foto : tribunnews
Pidato ini berpotensi menimbulkan diskusi luas di dalam negeri. Indonesia selama ini menutup pintu terhadap Israel, baik dalam hubungan diplomatik maupun kerjasama resmi.
Namun, Prabowo dengan lugas menyampaikan bahwa bila Israel mengakui Palestina, maka Indonesia juga siap membuka hubungan.
Isyarat ini memperlihatkan keseimbangan baru: tetap menjaga komitmen historis terhadap Palestina, tapi sekaligus membuka ruang diplomasi yang lebih pragmatis.
Seruan Perdamaian Dunia
Prabowo menutup pidatonya dengan nada mendesak: “Damai, damai sekarang! Damai, segera! Kita butuh perdamaian.”
Ia bahkan menyatakan Indonesia siap menurunkan pasukan penjaga perdamaian demi menghentikan pertumpahan darah.
Dengan pernyataan ini, Indonesia menempatkan diri tidak hanya sebagai pendukung Palestina, melainkan juga calon mediator yang aktif dalam membangun rekonsiliasi di Timur Tengah.
Jika benar-benar diwujudkan, langkah ini akan menjadi perubahan terbesar dalam sejarah politik luar negeri Indonesia terkait Israel-Palestina.
Dukungan publik terhadap Palestina tetap kuat, tetapi wacana pengakuan Israel bisa memunculkan perdebatan baru di tingkat nasional.
Namun, di mata dunia, Indonesia akan dipandang sebagai negara yang berani mengambil posisi strategis: berpihak pada keadilan bagi Palestina sekaligus mendorong pintu perdamaian yang lebih inklusif.
Konten Terkait
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026
Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan RDMP Balikpapan siap beroperasi, menunggu jadwal Presiden Prabowo.
Selasa 16-Dec-2025 20:15 WIB
Menko Airlangga yakin bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 bisa mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah. Simak alasannya di sini.
Senin 15-Dec-2025 20:20 WIB
Di Aceh, jumlah korban meninggal bertambah dari 411 menjadi 415 jiwa. Sementara di Sumatera Utara meningkat dari 343 menjadi 349 jiwa.
Minggu 14-Dec-2025 20:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Islamabad, Pakistan. Prabowo berharap Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif bisa melakukan kunjungan balasan ke Indonesia.
Selasa 09-Dec-2025 20:17 WIB





