Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PEMERINTAHAN

Imbas BBM Langka, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Terapkan Kebijakan WFH dan Pembelajaran Daring

Selasa 27-May-2025 20:48 WIB

387

Imbas BBM Langka, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Terapkan Kebijakan WFH dan Pembelajaran Daring

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Imbas BBM Langka, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Terapkan Kebijakan WFH dan Pembelajaran Daring

Akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Kota Bengkulu, Wali Kota Dedy Wahyudi mengambil langkah cepat dengan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN, serta memberlakukan sistem pembelajaran daring bagi siswa SD dan SMP.

Kebijakan ini diberlakukan sebagai upaya mengurangi aktivitas di luar rumah yang berdampak pada antrean panjang dan konsumsi BBM di wilayah Kota Bengkulu.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Dedy Wahyudi melalui akun media sosialnya pada Selasa (27/5/2025) petang.

"Merespons kondisi kelangkaan BBM di Kota Bengkulu, dan banyaknya antrean panjang di SPBU, maka Pemerintah Kota Bengkulu menerapkan WFH (Work From Home) bagi ASN, PTT, dan P3K di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu," kata Dedy Wahyudi.

Lebih lanjut, ia mengimbau seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota untuk tidak ikut mengantre BBM di SPBU.

"Tidak usah ikut antrean panjang, karena besok diliburkan dan cukup kerja di rumah," lanjutnya.

Selain untuk ASN, kebijakan ini juga menyasar dunia pendidikan. Dedy mengimbau agar pembelajaran bagi pelajar SD dan SMP dilakukan secara daring.

"Kemudian, bagi sekolah SD dan SMP yang muridnya telah selesai ujian, diimbau untuk belajar di rumah atau daring," ujarnya.

Dedy juga mengimbau para pemilik SPBU di Kota Bengkulu untuk membantu mengatasi kelangkaan BBM dengan tidak melayani pembelian menggunakan jerigen.

"Kepada pemilik SPBU, kami mengimbau agar tidak melayani bentuk pembelian jerigen. Karena ini juga membuat kondisi semakin rumit," tegasnya.

Untuk membantu mengurai antrean panjang di SPBU, Pemkot Bengkulu juga akan menurunkan sejumlah personel dari Tagana dan Satpol PP.

"Kemudian kepada Tagana, Satpol PP, Pemkot akan membantu mengatur antrean panjang tadi. Tetap sabar dengan kondisi ini, karena memang terkait alur distribusi. Biarkan pemerintah bekerja," tutup Dedy.

Gubernur Bengkulu Curhat ke Wapres Gibran

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan keluhan langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming terkait kelangkaan BBM akibat pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai.

Helmi menjelaskan bagaimana kondisi ini menghambat perekonomian daerah, termasuk kesulitan distribusi ke Pulau Enggano dan potensi risiko keselamatan bagi masyarakat setempat.

Keluhan tersebut diharapkan segera mendapat perhatian Presiden agar solusi cepat dapat diambil.

"Kita berkesempatan menyampaikan apa saja persoalan yang ada di Bengkulu dan Pak Wapres sangat ingin mendengar secara langsung apa yang dirasakan masyarakat Provinsi Bengkulu, kemudian bisa diatensi oleh Bapak Presiden," ujar Helmi Hasan saat mendampingi Gibran Rakabuming meninjau Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, Selasa (27/5/2025) siang.

Menurut Helmi, saat ini Provinsi Bengkulu sangat terdampak oleh pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai, sehingga banyak masalah ekonomi yang muncul.

"Kita menceritakan soal alur. Alur mengalami pendangkalan yang seharusnya dimaintenance secara rutin, tapi maintenance itu baru dilakukan ketika semua orang teriak," lanjutnya.

Kondisi alur pelabuhan Pulau Baai saat ini membuat Pertamina tidak bisa menyuplai BBM ke Bengkulu.

"Alur yang seharusnya laut, menjadi lapangan bola," ujarnya.

Selain itu, pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai juga membuat Pulau Enggano menjadi terisolir.

"Tentu saja ini berdampak pada ekonomi, misalnya terhadap Pulau Enggano, ada hasil panen yang tidak bisa dijual ke pulau," tambah Helmi.

"Dan ini dibuang ke laut, dan ini semua saya ceritakan."

"Ada anak-anak sekolah, ada tenaga medis yang agak kesulitan, ada orang yang tidak tahan akhirnya pakai kapal dan hilang kontak, Pak Wapres mendengar," tutupnya.

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Dana Desa Diprediksi Menyusut, Pelayanan Publik dan Stunting Tetap Jadi Prioritas di Klaten

Camat Gantiwarno menyebut, program lain yang belum mendesak masih bisa disesuaikan melalui perubahan anggaran daerah.

Selasa 30-Dec-2025 20:12 WIB

Dana Desa Diprediksi Menyusut, Pelayanan Publik dan Stunting Tetap Jadi Prioritas di Klaten
PEMERINTAHAN UMP Bengkulu 2026 Resmi Naik 5,89 Persen, Serikat Pekerja Nilai Belum Ideal

Kenaikan UMP Bengkulu 2026 sebesar 5,89 persen, SPSI mengungkapkan kenaikan itu belum ideal.

Kamis 25-Dec-2025 20:30 WIB

UMP Bengkulu 2026 Resmi Naik 5,89 Persen, Serikat Pekerja Nilai Belum Ideal
PERISTIWA Pemprov Sumbar Akan Gunakan Anggaran dari Pemerintah Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur dan Hunian

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap

Senin 22-Dec-2025 20:20 WIB

Pemprov Sumbar Akan Gunakan Anggaran dari Pemerintah Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur dan Hunian
RAGAM BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026

Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB

BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen
PERISTIWA Rejang Lebong Bengkulu Dikepung Banjir Usai Diguyur Hujan Deras, Jalan di Kesambe Baru Amblas

Hujan deras mengguyur Rejang Lebong sejak siang hingga sore Minggu (21/12/2025), sejumlah wilayah terendam banjir dan terjadi longsor.

Minggu 21-Dec-2025 20:07 WIB

Rejang Lebong Bengkulu Dikepung Banjir Usai Diguyur Hujan Deras, Jalan di Kesambe Baru Amblas

Tulis Komentar