Sabtu 03-Sep-2022 09:36 WIB
369
Foto : detik
brominemedia.com –
Pria bernama Maryanto alias Rian (27) ditangkap polisi setelah membunuh seorang
waria bernama Tary alias Samsudin (43). Rian dendam terhadap korban setelah 5
kali disodomi dan tak pernah dibayar sesuai janji.
"Dari pengakuan tersangka ya seperti itu," kata
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, Sabtu (3/9).
Pria asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) itu nekat
membunuh korban karena sudah 5 kali dibohongi. Kepada polisi, dia mengaku
Samsudin menjanjikan uang Rp 300 ribu untuk sekali melakukan hubungan intim
dengannya.
Namun, hingga 5 kali dia disodomi uang itu tak kunjung ia
dapat.
"Dia berhubungan dengan korban dijanjikan diberi
uang," katanya.
Selain itu, upah Rian selama menjadi asisten di salon korban
juga belum dibayar. Rian sudah bekerja sebagai asisten salon dan tinggal
bersama korban selama sebulan.
Peristiwa pembunuhan sadis yang sudah direncanakan Rian itu terjadi pada Selasa (23/8) pukul 01.00 WIB, di rumah sekaligus salon korban kawasan Perumahan Rahma, Lubuklinggau Selatan 1. Korban keesokan harinya ditemukan dengan kondisi mengenaskan.
Setelah membunuh korban, Rian juga membawa kabur motor dan sejumlah barang berharga milik korban. Rian kala itu kabur ke arah Bengkulu kemudian ke Padang, Sumatera Barat untuk menghilangkan jejak dari kejaran polisi.
Dari informasi itu polisi kemudian melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Polisi pun berkoordinasi dengan Polresta Padang, dan pada Rabu (31/8) pukul 19.30 WIB. Rian berhasil ditangkap di Padang, dia ditembak di kaki.
"Tersangka ditangkapnya di Padang, Rabu kemarin, dibantu Polresta Padang. Saat ditangkap dia mencoba kabur sehingga diberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki. Tersangka kini ditahan dijerat Pasal 340 Subsider 338 KUHP," jelasnya.
Konten Terkait
Kenaikan UMP Bengkulu 2026 sebesar 5,89 persen, SPSI mengungkapkan kenaikan itu belum ideal.
Kamis 25-Dec-2025 20:30 WIB
Hujan deras mengguyur Rejang Lebong sejak siang hingga sore Minggu (21/12/2025), sejumlah wilayah terendam banjir dan terjadi longsor.
Minggu 21-Dec-2025 20:07 WIB
Gm Pt Kharisma Eka mengklarifikasi terkait penolakan keberadaan perusahaan tambang batu bara di Bengkulu Tengah pada pada Jumat (19/12/2025)
Jumat 19-Dec-2025 20:16 WIB
Polres Bengkulu Selatan resmi melaunching Dapur Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Yasasan Kemala Bhayangkari
Senin 08-Dec-2025 20:14 WIB
Pemosting Video Diduga Terkait Kebakaran Pasar Karmia Jaya Bengkulu Diperiksa Polisi
Selasa 25-Nov-2025 20:12 WIB






