Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

KRIMINAL

Calon Dokter Jadi Joki SNPMB Ternyata Mantan Bintang Olimpiade Sains, Dibayar Rp2 Juta

Rabu 07-May-2025 20:40 WIB

465

Calon Dokter Jadi Joki SNPMB Ternyata Mantan Bintang Olimpiade Sains, Dibayar Rp2 Juta

Foto : fajar

Brominemedia.com – Memiliki latar belakang akademik yang cemerlang, CAI (19), salah satu tersangka dalam kasus sindikat joki Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Hasanuddin (Unhas) tetap tergiur melakukan perbuatan terlarang.

Ketua Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban Unhas, Prof Amir Ilyas, yang juga hadir pada ekspose kasus Polrestabes Makassar, menyebut bahwa CAI mendapatkan bayaran Rp2 juta.

"Dia dapat transfer itu Rp2 juta," kata Prof Amir di hadapan awak media, Rabu (7/5/2025).

Tidak main-main, Prof Amir mengatakan bahwa mahasiswi aktif Fakultas Kedokteran Unhas angkatan 2024 itu pernah terlibat dalam ajang olimpiade sains nasional.

Penelusuran fajar.co.id, CAI pernah mengikuti Olimpiade Sains Nasional saat masih duduk di bangku SMA. Tepatnya pada 2022 dan 2023 lalu.

Berkat kecerdasannya, CAI mampu meraih penghargaan Khusus Cabang Matematika Kabupaten/kota.

"Dia ini peserta olimpiade sains. Tahun lalu dia lulus dengan jalur IPDK tertulis," tambah Wakil Dekan III Pascasarjana Unhas ini.

Bahkan, Prof Amir bilang, CAI merupakan salah satu mahasiswi yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi di jurusannya.

"CAI ini adalah mahasiswi Kedokteran angkatan 2024. Anaknya memang pintar dan IPK-nya lumayan bagus," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, membeberkan peran para tersangka sindikat joki Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Hasanuddin (Unhas).

Hal tersebut disampaikan Arya saat menggelar ekspose kasus di aula Mappaodang, Mapolrestabes Makassar, Rabu (7/5/2025) petang.

Seperti diketahui, masing-masing tersangka dalam kasus ini berinisial CAI (19), AL (40), MYI (28), I (32), MS (29), dan ZR (36).

Diceritakan Arya, ada dua modus yang digunakan keenam tersangka dalam memperdaya korban agar mendapatkan keuntungan.

"Menggunakan joki untuk menggantikan peserta ujian, dan kedua, memasang aplikasi pengendali jarak jauh (remote access) pada komputer peserta ujian," ujar Arya menyebutkan modus pertama.

Kedua, Arya menuturkan bahwa para tersangka menjalankan aksinya secara terorganisir dan profesional.

"Setiap orang memiliki peran yang spesifik,” Arya menuturkan.

Seperti CAI, yang merupakan mahasiswi Kedokteran angkatan 2024 Unhas, berperan sebagai joki saat UTBK berlangsung.

"Juga mengerjakan soal ujian yang dikirimkan melalui sistem remote access yang telah dipasang pada komputer ujian," sebutnya.

Tidak berhenti di situ, kata Arya, CAI juga yang menyelesaikan soal-soal yang dikirimkan oleh tersangka AL melalui koneksi jarak jauh.

Selanjutnya, AL. Berdasarkan hasil penyidikan, ia diketahui sebagai otak dalam sindikat yang mencoreng nama Unhas Makassar.

Dalam menjalankan rencana jahatnya, ia merekrut CAI sebagai joki hingga melakukan koordinasi alur pengiriman soal dan jawaban.

Bukan hanya CAI, AL juga membujuk tersangka MYI, yang merupakan seorang pegawai honorer Unhas untuk memasang aplikasi remote di komputer peserta ujian.

"AL menyuruh I dan MYI untuk mengembangkan serta memasang aplikasi pengendali jarak jauh di perangkat ujian," Arya menjelaskan.

Share:

Konten Terkait

KESEHATAN Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...

Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB

Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu
OTOMOTIF Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII

Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB

Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII
PEMERINTAHAN Tekan Angka Kriminalitas, Tim Gabungan Polres Sibolga dan BKO Sat Brimob Polda Sumut Gelar Patroli

Adapun sasaran patroli meliputi berbagai potensi gangguan kamtibmas, antara lain aktivitas geng motor dan balap liar, tawuran remaja

Minggu 28-Dec-2025 20:06 WIB

Tekan Angka Kriminalitas, Tim Gabungan Polres Sibolga dan BKO Sat Brimob Polda Sumut Gelar Patroli
PEMERINTAHAN KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong

Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.

Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB

KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong
TREND Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG

Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.

Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB

Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG

Tulis Komentar