Sabtu 11-Jun-2022 16:39 WIB
577
Foto : Dok Moch Isnaeni
Terbentuknya FKUB dilandasi adanya toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya.
Selain itu juga dapat sinergis, kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Demikian disampaikan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Wonogiri periode 2022 – 2027, di Pendopo Kabupaten setempat, Rabu (8/6).
Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Forkompinda Wonogiri, Kakankemenag, para Kepala OPD, DPRD, jajaran pengurus FKUB dan tokoh agama serta Perwakilan FKUB Se-Solo Raya.
Dalam sambutan pengarahannya, Bupati Joko Sutopo menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus FKUB ini merupakan bentuk kesiapan dalam menjaga serta meningkatkan persatuan dan kesatuan umat beragama, khususnya di Kabupaten Wonogiri.
Menurut Bupati Joko Sutopo juga bisa menjadi wadah dialog para pemuka agama, tokoh masyarakat, menampung aspirasi serta menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dalam bentuk rekomendasi yang dapat menjadi bahan kebijakan Bupati dalam melaksanakan tugas kepemerintahan.
Kerukunan umat beragama, lanjut bupati merupakan modal utama dalam menjaga integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan adanya moderasi beragama diharapkan masyarakat bisa menerima segala bentuk perbedaan dan hidup berdampingan secara damai.
Konten Terkait
Kebijakan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil yang Membuatnya Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB
Penjelasan Adi Hidayat soal hukum mengucapkan selamat Natal, batas toleransi beragama, dan prinsip Lakum Diinukum Wa Liya Diin
Rabu 24-Dec-2025 21:44 WIB
LPTQ Lebak mengimbau pimpinan ponpes, guru ngaji, dan orang tua meningkatkan kemampuan baca Al-Qur'an anak-anak
Senin 01-Dec-2025 20:21 WIB
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng melepas para peserta di Ruang Lokakrida Gedung Moch Ichsan Balaikota Semarang, Senin (24/11/2025).
Senin 24-Nov-2025 20:15 WIB
Melalui proses panjang dan komprehensif sejak tahun 2017, EMT Muhammadiyah dinyatakan terverifikasi oleh WHO sebagai tim medis darurat berstandar internasional pertama dari Indonesia.
Minggu 19-Oct-2025 20:54 WIB






