Selasa 28-Feb-2023 05:13 WIB
338
Foto : republikain
brominemedia.com - Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB) mencatat pada minggu terakhir di bulan Februari 2023, kejadian
bencana hidrometeorologi basah naik dibandingkan pekan sebelumnya.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi
Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan periode tersebut tercatat pada 20-26
Februari 2023. "Di akhir Februari ini kita ada kenaikan sedikit, ada
banjir 29 kali, longsor 13 kali, cuaca ekstrem 13 kali, ada kebakaran hutan dua
kali. Banjir paling banyak masyarakat terdampak," ujar Abdul.
Sementara kejadian cuaca ekstrem, menurut Abdul, paling
banyak menimbulkan kerusakan pada rumah-rumah. Biasanya terjadi pada masa
peralihan musim hujan ke kering atau musim kering ke hujan. "Sifatnya
angin kencang baik dengan ataupun tidak disertai oleh hujan, ini juga cukup
merusak terutama bagian atas dari rumah atau bangunan," kata dia.
Manfaatin gadgetmu untuk dapetin penghasilan tambahan. Cuma modal sosial media sudah bisa cuan!
Gabung bisnis online tanpa modal di http://bit.ly/3HmpDWm
Melihat distribusi spasialnya terutama pada pulau Jawa dalam dua hari terakhir ini, distribusi bencana hidrometeorologi basah mulai dari banjir, puting beliung, dan kemudian tanah longsor.
Abdul mengatakan tren cuaca mulai bergeser menjadi angin puting beliung, atau cuaca ekstrem. Angin kencang sudah mulai dominan, meskipun hujan, karena banjir di beberapa tempat kemarin juga dipengaruhi oleh kondisi-kondisi regional.
"Khusus di DKI Jakarta, Sabtu-Minggu khususnya dari malam Minggu sampai malam Senin, ada hujan menerus dan ada genangan di beberapa tempat. Tapi informasi terakhir yang kita dapatkan dari BPBD DKI Jakarta sudah mulai surut, hanya Kota Bekasi yang belum surut karena ada luapan dari Sungai Citarum," ujar Abdul.
Situasi Kota Bekasi per 26 Februari 2023 itu masih belum surut, dan diharapkan bisa segera tertanggulangi. Sebab luapan dari Sungai Citarum ke Bekasi dan Karawang harus dijaga debitnya, yang dikhawatirkan akan menjadi masalah yang bisa memperlambat surutnya banjir.
Sementara laporan banjir dari Kabupaten Dompu, NTB, cukup banyak kepala keluarga (KK) yang terdampak. Laporan terakhir ada eskalasi kejadian.
Selain itu, kejadian bencana di Kalimantan cukup sedikit kejadiannya, hanya mulai ada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Utara dan di Sulawesi masing-masing satu kejadian.
Konten Terkait
Hingga saat ini, beberapa wilayah sudah berhasil dinormalkan secara bertahap. Namun, tantangan di lapangan tidaklah mudah.
Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB
Meski masih dapat dilewati kendaraan, kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga karena struktur tanah di sekitar lokasi rapuh
Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB
Hujan dengan intesitas tinggi yang terjadi sore ini menyebabkan jalan utama di Desa Alur Canang, Birem Bayeun, Aceh Timur kembali mengalami longsor,
Jumat 02-Jan-2026 20:08 WIB
Sedangkan potensi hujan sedang hingga lebat juga dapat terjadi pada pagi hari di wilayah Lima Puluh Kota.
Jumat 02-Jan-2026 20:05 WIB
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana alam serta menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat
Minggu 28-Dec-2025 20:15 WIB






