PEMERINTAHAN

Upaya Wilmar Seimbangkan Bisnis dan HAM Berbuah Hasil

Jumat 28-Nov-2025 20:16 WIB 16

Foto : liputan6

Brominemedia.com - Jakarta Wilmar menjadi salah satu perusahaan yang meraih Setara Institute Award sebagai Early Adopting Company. Perusahaan agribisnis tersebut memperoleh rating B  terhadap praktik bisnis dan hak asasi manusia (HAM) di lingkungan korporasi.

Dalam penilaian Setara Institute, Early Adopting Company adalah perusahaan yang  telah melakukan pendekatan  HAM dalam praktik bisnis. Namun, mereka masih perlu meningkatkan dan mengintegrasikan upaya-upayanya agar lebih menyeluruh.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada Wilmar pada acara Malam Apresiasi Anugerah Bisnis dan HAM bertema Perbaikan Berkelanjutan Korporasi dalam Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab sebagai Kunci Pembangunan Nasional.

“Kami bersyukur karena apa yang kami laksanakan mendapatkan pengakuan positif dari pihak independen. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan praktik bisnis yang berkelanjutan dan berperspektif HAM,” ujar Human Capital Head Wilmar Erlina Panitri, Jumat (28/11/2025)..

Erlina menjelaskan, upaya menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia, terutama bagi karyawan, telah menjadi fokus utama perusahaan. Prinsip tersebut juga menjadi bagian penting dari komitmen keberlanjutan Wilmar.

“Keseimbangan antara bisnis dan HAM adalah salah satu prasyarat utama bagi keberlanjutan perusahaan,” tambahnya.

Sebagai informasi, Setara Institute merupakan lembaga independen di Indonesia yang berfokus pada penelitian, advokasi, dan pendidikan publik di bidang hak asasi manusia, demokrasi, dan kebhinekaan. Didirikan pada 2005, lembaga ini dikenal aktif memantau isu kebebasan beragama dan berkeyakinan, toleransi sosial, serta praktik korporasi yang menjunjung nilai-nilai HAM. 

Setara Institute juga secara rutin merilis laporan tahunan mengenai indeks toleransi kota dan penilaian terhadap komitmen lembaga publik maupun swasta terhadap HAM.

Wilmar Bantu Bulog Pasok Beras Cadangan Pemerintah

Wilmar Padi Indonesia (WPI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui Farmer Engagement Program (FEP), program pendampingan petani yang diharapkan menjadi contoh peran aktif sektor swasta dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Rice Business Head PT WPI Saronto mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan kemitraan melalui FEP seluas 30 ribu hektare (ha) di Jawa dan Sumatera. Peningkatan target tersebut seiring bertambahnya daerah yang menjalin kerjasama dengan perusahaan.

Program tersebut mendapatkan respon positif dari petani, sehingga tahun lalu pihaknya mampu merealisasikan kemitraan lahan seluas 20 ribu ha, yang dikelola oleh lebih dari 20 ribu petani. Kemitraan itu tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Luas lahan kemitraan terbesar ada di Jawa Timur seluas 14 ribu ha.

“Petani telah merasakan manfaat kemitraan, sehingga program kami dapat diterima dengan baik,” ujar Saronto melalui siaran pers.

Komitmen Dukung Program Pemerintah

Saronto menuturkan, WPI terus memperkuat dukungannya terhadap program pangan nasional. Salah satu wujud nyata komitmen ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Pertanian, terkait pembelian gabah di tingkat petani seharga Rp 6.500 per kilogram (kg).

Selain itu, pihaknya berperan dalam membantu Bulog memasok beras public service obligation (PSO), sebagai cadangan pangan pemerintah yang akan disalurkan sepanjang Februari hingga April 2025.

WPI, lanjut dia, juga menyediakan fasilitas tolling atau maklon untuk membantu Bulog menggiling gabah di lima pabriknya, dengan kapasitas 1.000 ton per unit per hari selama musim panen raya (Maret-April 2025). “Kami turut membantu Bulog dalam mengidentifikasi daerah panen dan kelompok tani yang siap menjual gabahnya," jelas Saronto.


Konten Terkait

PEMERINTAHAN Upaya Wilmar Seimbangkan Bisnis dan HAM Berbuah Hasil

Wilmar dinilai telah melakukan pendekatan HAM dalam praktik bisnis.

Jumat 28-Nov-2025 20:16 WIB

PEMERINTAHAN Transjakarta Siapkan Model Bisnis Sasar Korporasi, Bisa Masuk Sustainability Report

PT Transjakarta berencana mengembangkan model bisnis business-to-business (B2B) kepada sejumlah korporasi di Ibu Kota dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah penumpang Transjakarta.Direktur Utama PT Transjakarta,...

Selasa 04-Nov-2025 20:51 WIB

TREND Telkom Catat Pendapatan Rp109,6 Triliun pada Q3 2025, Pacu Efisiensi dan Bisnis Jangka Panjang

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menutup kuartal III tahun 2025 dengan kinerja solid

Minggu 02-Nov-2025 20:04 WIB

EVENT Potensinya Capai Rp 290 Triliun BSI Incar Bisnis Halal Lifestyle

PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI terus memperkuat dukungan terhadap Islamic ecosystem terutama dari halal lifestyle, dengan menggelar BSI International Expo 2025.Acara tersebut, bakal digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 26-29 Juni 2025, BSI menggandeng 90 brand fesyen ternama di Indonesia dan juga menghadirkan Glamlocal.Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengungkapkan, ajang BSI International Expo 2025 digelar dalam rangka dukungan terhadap kemajuan ...

Rabu 18-Jun-2025 21:04 WIB

TREND Unilever Jual Bisnis Es Krim Senilai Rp 7 T, Ini Kata Ekonom

Unilever Indonesia secara resmi mengumumkan keputusan strategis untuk melepas unit bisnis es krim senilai Rp 7 triliun

Kamis 09-Jan-2025 20:39 WIB

Tulis Komentar