Foto : jpnn
brominemedia.com –
Aipda SAF (52), polisi senior yang berdinas di Polres Tanah Bumbu diamankan
propam.
SAF yang enam tahun lagi pensiun bikin malu Polri setelah
terlibat dalam kasus narkoba. Kepala Seksi Humas Polres Tanah Bumbu AKP I Made
Rasa mengatakan Aipda SAF ditangkap di sebuah rumah Jalan Amandit, Simpang
Empat Tanbu, Kalimantan Selatan pada Senin (19/8) dini hari.
"(Pangkat) Aipda. Diduga kuat pengedar sabu-sabu,"
ujar Made, Selasa (20/9).
Made mengatakan di lokasi penangkapan, penyidik
Satresnarkoba Polres Tanah Bumbu menemukan barang bukti enam paket sabu-sabu
seberat 2,85 gram.
"Selain itu, ada juga ditemukan barang bukti lainnya
seperti, pipet, bong, timbangan kecil, uang tunai sebesar Rp 2,5 juta,"
ujar Made.
Penangkapan terhadap Aipda SAF dilakukan setelah aparat melakukan pengembangan terhadap tersangka lain berinisial SBR (44) di Jalan Transmigrasi Kilometer 15, Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang.
Ketika menangkap SBR, petugas mendapat barang bukti 10,18 gram sabu-sabu.
Namun, aparat belum mengungkap apa keterkaitan Aipda SAF dan SBR. Made mengatakan bahwa Kapolres Tanbu AKBP Tri Hambodo bakal menindak tegas siapa saja yang melanggar hukum.
“Tidak pandang bulu," kata perwira pertama Polri itu.
Saat ini, kedua pelaku beserta barang buktinya diamankan di Markas Polres Tanbu untuk mendapatkan proses hukum lebih lanjut.
Konten Terkait
Wanita bernama Mila, istri dari seorang bandar narkoba nekat menyembunyikan narkoba jenis sabu di dalam karung sebelum akhirnya berpura-pura pingsan saat ditangkap petugas.
Minggu 04-Jan-2026 20:08 WIB
Ngakunya jual obat kuat, pria di Pasuruan malah ditangkap polisi. Apa yang sebenarnya terjadi?
Kamis 25-Dec-2025 20:29 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026
Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB
Pria tersebut mengaku-aku ayahnya polisi di Propam Polda Metro Jaya. Panik karena mobilnya mau ditarik debt collector.
Minggu 23-Nov-2025 20:20 WIB
Capaian pengungkapan ini melampaui target yang hanya 6 kasus. Atau bila dipersentasekan meningkat sekitar 366,7 persen dari target yang ditetapkan
Senin 03-Nov-2025 21:32 WIB