Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII
Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB
17
Foto : liputan6
Brominemedia.com - Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan penanganan cepat dan pengamanan maksimal atas kejadian tersebut.
Kejadian itu terjadi pada Minggu (4/1) sekitar pukul 12.30 WIB di atap kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, berdasarkan laporan dari PPKA Bogor, terpantau adanya percikan api yang berasal dari kabel instalasi listrik.
"Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI Daop 1 Jakarta segera melakukan langkah-langkah pengamanan. Pada pukul 12.33 WIB, koordinasi langsung dilakukan dengan pihak terkait, termasuk PLN, untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," kata Franoto saat dihubungi, Minggu (4/1).
Sebagai langkah antisipasi keselamatan, Kereta Api 1014 yang berada di Jalur VIII dilakukan langsir menjauh dari area percikan.
Selain itu, area Jalur VIII Stasiun Bogor langsung disterilkan dari penumpang guna mencegah potensi risiko. Pada pukul 12.57 WIB, percikan api dinyatakan telah padam dan kondisi dinyatakan aman.
Franoto menegaskan, keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang menjadi prioritas utama KAI dalam setiap kondisi.
“KAI Daop 1 Jakarta bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan situasi terkendali serta tidak membahayakan operasional perjalanan kereta api maupun keselamatan penumpang,” tegasnya.
Penumpang Diharapkan Tenang
Hingga saat ini, KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
"Akibat kejadian ini, kami informasi kan tidak ada dampak kelambatan ataupun pembatalan terhadap perjalanan kereta api," ujarnya.
"KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," pungkasnya.