PERISTIWA

Kaesang Tunggu Undangan Kongres PDIP

Rabu 26-Mar-2025 21:01 WIB 30

Foto : liputan6

Brominemedia.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku belum menerima undangan untuk hadir dalam pembukaan kongres PDI Perjuangan (PDIP). Kaesang akan menunggu undangan dari PDIP.

"Sampai saat ini saya belum menerima di meja saya, tapi kami tunggu kalau ada undangan buat kami," kata Kaesang Pangarep di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (26/3/2025).

Soal kepastian bakal dating atau tidak, putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ini akan mencocokkan waktu jika telah menerima undangan.

"Ya kita lihat dulu lah, tempatnya kan kami juga belum tahu, waktunya kan juga kami belum tahu. Jadi kan kita harus melihat dulu dari kapannya undangan itu," kata Kaesang.

Sebelumnya, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun, menyatakan banyak kader PDIP yang berpeluang menjadi sekretaris jenderal (sekjen) partai.

Ia mempersilakan siapa pun yang ingin maju untuk bertarung dalam kongres PDIP mendatang.

"Kader banyak, silakan bertarung. Jadi sekjen silakan," kata Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Meski demikian, Komarudin mengaku belum mengetahui siapa saja yang berminat mencalonkan diri sebagai sekjen PDIP. Menurutnya, pemilihan sekjen tetap akan ditentukan oleh ketua umum terpilih dalam kongres.

"Saya belum tahu, itu kan nanti di kongres. Sekjen itu nanti ketum terpilih yang menentukan siapa siapanya," ujar Komarudin.

Selain menentukan sekjen, kata Komarudin, kongres PDIP juga akan memilih struktur baru partai. Termasuk memilih ketua umum untuk periode lima tahun ke depan.

"Ya itu, bukan sekjen saja, namanya seluruh pengurus itu dipilih oleh ketum, jadi kongres itu hanya memilih ketum," jelas Komarudin.

Terkait jadwal kongres, Komarudin menyatakan, rencana tetap sesuai siklus lima tahunan, meski waktu pastinya belum ditentukan.

"Nanti saja bulan April. Ah, saya tidak tahu, belum tahu kapan itu. Ada rencana, tapi waktunya belum," tuturnya.

Jawaban Puan Maharani saat Ditanya soal Kongres PDIP

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani usai memberi arahan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP IV hari kedua di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) Puan Maharani angkat bicara soal jadwal Kongres VI PDIP yang sempat direncanakan pada April 2025.

Menurut dia, jadwal ini masih digodok oleh jajaran DPP PDIP bersama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Puan pun tak menyiratkan kongres PDIP akan diadakan di bulan April tahun ini.

"Kami DPP partai tentu saja dengan ketua umum akan melaksanakan rapat untuk memutuskan kapan dilaksanakan kongres yang akan datang," kata Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Puan menjelaskan bahwa saat ini PDIP masih dalam suasana ramadan dan menjelang lebaran. Oleh karena itu, PDIP berencana untuk membicarakan kembali jadwal kongres setelah Lebaran 2025.

"Memang waktu itu kami pernah menyampaikan akan dilaksanakan pada bulan April. Namun sekarang kan masih dalam masa puasa, bulan puasa, jadi kita selesaikan dulu ibadah puasa kita, menuju lebaran," jelas dia.

Share:

Konten Terkait

PERISTIWA Kaesang Tunggu Undangan Kongres PDIP

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku belum menerima undangan untuk hadir dalam pembukaan kongres PDI Perjuangan (PDIP).

Rabu 26-Mar-2025 21:01 WIB

PEMERINTAHAN Terkesan Main-main, KPU Papua “Disemprot” Pj Gubernur

Tak hanya itu saja, ketua KPU Papua Diana Dorthea Simbiak menyebutkan bahwa rapat pleno tersebut juga sebagai tindak lanjut KPU Provinsi Papua telah menetapkan Keputusan KPU Provinsi Papua Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan KPU Provinsi Papua Nomor 10 Tahun 2025 tentang Tahapan dan Jadwal Pencalonan Serta Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2024.

Selasa 25-Mar-2025 21:00 WIB

PERISTIWA Ini Profesi Tiga Tersangka Dugaan Politik Uang Jelang PSU di Batara

Polres Barito Utara telah menetapkan tiga tersangka pada kasus OTT dugaan politik uang menjelang pemungutan suara ulang di Pilkada Batara beberapa waktu lalu.

Minggu 23-Mar-2025 20:40 WIB

KRIMINAL KPK Usut Dugaan Manipulasi Keuangan PT Pupuk Indonesia yang Rugikan Negara Rp8,3 Triliun

Dugaan manipulasi keuangan PT Pupuk Indonesia kini sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi...

Jumat 21-Mar-2025 20:42 WIB

KRIMINAL Bagaimana Tindak Lanjut KPK terkait Budi Karya di Kasus DJKA? Begini Kata Direktur Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan rasuah di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Kamis 20-Mar-2025 21:24 WIB

Tulis Komentar