Foto : sindonews
brominemedia.com –
Presiden Joe Biden tidak mengetahui FBI (Biro Investigasi Federal) akan
melakukan penggeledahan di kediaman mantan Presiden Donald Trump Mar-a-Lago di
Florida selatan. Ia mengetahui peristiwa itu melalui laporan berita.
Demikian pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih terkait
penggerebekan FBI terhadap penggerebekan di rumah mantan presiden Amerika
Serikat (AS) itu.
"Kami mengetahui tentang ini, presiden mengetahui
tentang ini, seperti yang Anda semua lakukan, melalui laporan publik,"
kata sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan.
"Dan kami pelajari tentang ini seperti yang dilakukan
orang-orang Amerika," imbuhnya seperti dikutip dari CBS News, Rabu (10/8).
Saat ditanya apakah Gedung Putih mengetahui surat perintah
penggeledahan atau apakah Biden telah diberi pengarahan setelah penggeledahan,
Jean-Pierre mengatakan tidak.
"Biden tidak mengetahuinya, tidak. Tidak ada seorang
pun di Gedung Putih yang diberi tahu," katanya.
Jean-Pierre berulang kali menekankan kepada wartawan di
konferensi pers Gedung Putih bahwa penyelidikan oleh Departemen Kehakiman
dilakukan secara independen dan menolak mengomentari penyelidikan yang sedang
berlangsung.
"Presiden Biden telah tegas sejak kampanye, dia percaya
pada aturan hukum, pada independensi penyelidikan Departemen Kehakiman, bahwa
penyelidikan itu harus bebas dari pengaruh politik, dan dia telah memegang
komitmen itu sebagai presiden," katanya.
Trump pada Senin malam waktu setempat mengungkapkan bahwa
resor Palm Beach-nya sedang "digerebek" oleh agen FBI, dan sumber
mengkonfirmasi kepada CBS News bahwa penggerebekan itu terkait dengan
penyelidikan Departemen Kehakiman yang diminta oleh Administrasi Arsip dan
Catatan Nasional awal tahun ini yang melibatkan penanganan Trump atas catatan
presiden.
Arsip Nasional mengatakan telah mengambil 15 kotak catatan
kepresidenan, beberapa di antaranya berisi materi rahasia, dari Mar-a-Lago pada
pertengahan Januari.
Saat menjalankan surat perintah penggeledahan Senin, FBI
mengambil kotak dan dokumen, dua sumber mengonfirmasi ke CBS News, dan tidak
ada barang elektronik yang diambil.
Trump mengecam penggeledahan FBI sebagai tindakan
"tidak perlu atau pantas," dan Partai Republik marah dengan peristiwa
itu.
Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy berjanji untuk
menyelidikinya jika partai itu merebut kembali mayoritas di DPR dalam pemilihan
paruh waktu November mendatang.
Banyak politisi Partai Republik menuduh Departemen Kehakiman
meluncurkan serangan bermotif politik terhadap Trump, yang diperkirakan akan
mengajukan diri kembali untuk Gedung Putih pada 2024, meskipun tidak ada
indikasi penggeledahan FBI adalah bagian dari upaya untuk menargetkan musuh
politik.
Konten Terkait
FK3I menilai kondisi ini telah menempatkan KBU dan KBS pada titik rawan kerusakan ekologis jangka panjang.
Selasa 13-Jan-2026 20:07 WIB
Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun menyiapkan lebih dari 48 ribu ton pupuk bersubsidi untuk petani pada tahun 2026.
Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB
Anggaran Rp100 miliar yang akan digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk pembongkaran 98 tiang monorel menuai polemik. Pramono Anung beri penjelasan.
Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB
Persiba Balikpapan masih memiliki peluang untuk bertahan di Championship musim depan.
Selasa 13-Jan-2026 20:05 WIB
Teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, diantaranya mencegah penuaan dini sampai melindungi kesehatan otak.
Selasa 13-Jan-2026 20:00 WIB