Foto : tempo
brominemedia.com-- Sejumlah pihak mengutuk Korea Utara yang melakukan uji coba
rudal balistik antar benua beberapa jam sebelum konferensi tingkat tinggi atau
KTT APEC Thailand dimulai pada Jumat, 18 November 2022.
Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris menggelar
pertemuan darurat dengan beberapa sekutu di sela-sela forum tingkat tinggi
ekonomi Asia-Pasifik itu. Seorang pejabat senior pemerintah AS, yang tidak mau
disebutkan namanya, mengatakan senjata yang diuji pada Jumat adalah rudal jarak
jauh yang dapat menyerang banyak negara.
"Perilaku Korea Utara baru-baru ini merupakan
pelanggaran terang-terangan terhadap berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB. Ini
mengganggu stabilitas keamanan di kawasan, dan tidak perlu meningkatkan
ketegangan," kata Harris dalam pernyataannya.
Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres
menyatakan, pihaknya mengutuk keras peluncuran tersebut. Dia meminta Pyongyang
untuk segera menghentikan tindakan provokatif lebih lanjut.
Harris membahas rudal Korea Utara menjelang pertemuan APEC
dengan para pemimpin dari Australia, Jepang, Korea Selatan, Kanada dan Selandia
Baru. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida memperingatkan akan ada peluncuran
rudal lebih lanjut oleh Korea Utara dan kemungkinan dimulainya kembali uji coba
nuklirnya pertama sejak 2017.
AS menyarankan, Dewan Keamanan PBB harus bertemu untuk
membahas peluncuran terbaru Korea Utara. Sumber mengatakan, Washington
melakukan kontak rutin dengan China, yang bersama dengan Rusia telah memblokir
upaya AS baru-baru ini untuk memperkuat sanksi PBB terhadap Korea Utara atas
uji coba misilnya.
"Kami pikir Beijing memiliki peran untuk mengambil
bagian ini," kata pejabat itu.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden bertemu dengan rekannya
dari China Xi Jinping pada Senin, 14 November 2022. Saat memberikan pengarahan
media di KTT G20 Bali, Biden mengatakan Beijing memiliki kewajiban untuk
mencoba berbicara dengan Korea Utara agar tidak melanjutkan uji coba nuklir.
Namun dia belum yakin apakah China dapat memengaruhi Pyongyang.
Di KTT APEC, Perdana Menteri Prayuth telah mendesak negara
anggota supaya mengupayakan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang
berkelanjutan setelah dunia dihadapkan pada tantangan ekonomi dan sosial buntut
dari pandemi Covid-19, perubahan iklim, dan persaingan geopolitik. Tuan rumah
sama sekali tidak menyinggung rudal Korea Utara dalam pembukaannya.
"Kita tidak bisa lagi hidup seperti dulu. Kita perlu
menyesuaikan perspektif, cara hidup, dan cara berbisnis," katanya di depan
pemimpin APEC ternasuk Kamala Harris dan Xi Jinping.
Konten Terkait
brominemedia.com-- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, dia telah menerima undangan Presiden Cina Xi Jinping untuk berkunjung ke Beijing bulan depan. Selain melangsungkan pertemuan bilateral dengan Xi, Putin...
Kamis 21-Sep-2023 07:29 WIB
Presiden Joe Biden berencana berbicara dengan Presiden China Xi Jinping untuk meredakan ketegangan akibat insiden penembakan balon mata-mata China.
Jumat 17-Feb-2023 10:57 WIB
brominemedia.com-- Menlu Korea Utara menuding Sekjen PBB Antonio Guterres memihak Amerika Serikat karena mengecam percobaan rudalnya.
Senin 21-Nov-2022 13:21 WIB
brominemedia.com-- Sejumlah pihak mengutuk Korea Utara setelah melakukan uji coba rudal balistik antar benua beberapa jam sebelum konferensi tingkat tinggi atau KTT APEC Thailand dimulai pada Jumat, 18 November 202.
Sabtu 19-Nov-2022 13:30 WIB
brominemedia.com-- Indonesia siap menerima para tamu dan menyelenggarakan KTT G20 yang akan digelar pada 15-16 November 2022 mendatang di Provinsi Bali.
Selasa 08-Nov-2022 13:31 WIB