PERISTIWA

15 Ribu Perawat di AS Mogok Kerja

Selasa 13-Sep-2022 10:54 WIB 1,044

Foto : detik

brominemedia.com – Aksi mogok kerja perawat sektor swasta terbesar dalam sejarah Amerika Serikat dimulai pada Senin (12/9) waktu setempat. Pihak penyelenggara demo mengatakan bahwa sekitar aksi mogok dilakukan oleh sekitar 15.000 pekerja di rumah sakit di seluruh Minnesota dan Wisconsin. Mereka menuntut kondisi kerja yang lebih baik dan upah yang lebih tinggi.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (13/9), mogok kerja di Amerika Serikat kerap terjadi selama setahun terakhir. Para karyawan dilaporkan kelelahan karena bekerja selama pandemi COVID-19 dan harus berjuang menghadapi kenaikan harga-harga.

Menurut juru bicara Asosiasi Perawat Minnesota (Minnesota Nurses Association) atau MNA yang mengoordinasikan aksi mogok tersebut, pemogokan perawat selama tiga hari itu akan berlangsung hingga Kamis (15/9) pagi waktu setempat.

Foto-foto serikat pekerja yang diposting online menunjukkan para perawat berkumpul dalam kelompok-kelompok pada pagi hari untuk memprotes di luar beberapa dari 16 rumah sakit yang terkena dampak mogok. Rumah sakit telah merencanakan untuk terus memberikan perawatan, meskipun dengan kemungkinan gangguan.

Pihak rumah sakit North Memorial Health Hospital di Robbinsdale, Minnesota mengatakan "mungkin membuat beberapa penyesuaian pada perawatan dan layanan non-darurat untuk memastikan staf tetap memadai dan aman selama periode pemogokan."

Tetapi rumah sakit tersebut menekankan akan terus menawarkan "layanan lengkap" termasuk rawat inap, rawat jalan dan perawatan darurat, dan akan melayani pelanggan untuk janji temu yang dijadwalkan sebelumnya.

Pihak MNA dan rumah sakit telah bernegosiasi selama lebih dari lima bulan, tanpa mencapai kesepakatan.

"Saat ini di Minnesota, perawat terlalu banyak bekerja, rumah sakit kekurangan staf, dan pasien ditagih berlebihan," kata MNA dalam sebuah pernyataan.

Serikat pekerja mengatakan sedang mencari solusi untuk kekurangan staf dan masalah keselamatan kerja, sementara rumah sakit hanya ingin fokus pada gaji.

Sebuah kelompok yang mewakili rumah sakit mengatakan telah mengusulkan kenaikan upah 10-12 persen dalam tiga tahun. Para perawat meminta kenaikan gaji di kisaran 27-30 persen.

Rumah sakit berpendapat bahwa "dengan perubahan konstan dalam perawatan kesehatan, semua orang yang bekerja di perawatan kesehatan perlu beradaptasi dengan cara kita melayani orang."

Konten Terkait

LIFESTYLE Pembangunan Sarana Wisata di Lembang dan Ciwidey tidak Terkendali, Ancam Kawasan Lindung

FK3I menilai kondisi ini telah menempatkan KBU dan KBS pada titik rawan kerusakan ekologis jangka panjang.

Selasa 13-Jan-2026 20:07 WIB

PEMERINTAHAN Alokasi Pupuk Subsidi di Kabupaten Madiun 2026 Capai 48 Ribu Ton, Mulai Ditebus Sejak Januari

Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun menyiapkan lebih dari 48 ribu ton pupuk bersubsidi untuk petani pada tahun 2026.

Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB

PEMERINTAHAN Penjelasan Pramono Anung Soal Anggaran Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel, Jadi Polemik

Anggaran Rp100 miliar yang akan digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk pembongkaran 98 tiang monorel menuai polemik. Pramono Anung beri penjelasan.

Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB

OLAHRAGA 3 Laga Penentu Nasib Persiba Balikpapan di Championship 2025/26, Peluang Bertahan Masih Terbuka

Persiba Balikpapan masih memiliki peluang untuk bertahan di Championship musim depan.

Selasa 13-Jan-2026 20:05 WIB

RAGAM 5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Bukan Cuma Tangkal Radikal Bebas

Teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, diantaranya mencegah penuaan dini sampai melindungi kesehatan otak.

Selasa 13-Jan-2026 20:00 WIB

Tulis Komentar