Foto : detik
brominemedia.com –
Aksi mogok kerja perawat sektor swasta terbesar dalam sejarah Amerika Serikat
dimulai pada Senin (12/9) waktu setempat. Pihak penyelenggara demo mengatakan
bahwa sekitar aksi mogok dilakukan oleh sekitar 15.000 pekerja di rumah sakit
di seluruh Minnesota dan Wisconsin. Mereka menuntut kondisi kerja yang lebih
baik dan upah yang lebih tinggi.
Dilansir kantor berita AFP, Selasa (13/9), mogok kerja di
Amerika Serikat kerap terjadi selama setahun terakhir. Para karyawan dilaporkan
kelelahan karena bekerja selama pandemi COVID-19 dan harus berjuang menghadapi
kenaikan harga-harga.
Menurut juru bicara Asosiasi Perawat Minnesota (Minnesota
Nurses Association) atau MNA yang mengoordinasikan aksi mogok tersebut,
pemogokan perawat selama tiga hari itu akan berlangsung hingga Kamis (15/9)
pagi waktu setempat.
Foto-foto serikat pekerja yang diposting online menunjukkan
para perawat berkumpul dalam kelompok-kelompok pada pagi hari untuk memprotes
di luar beberapa dari 16 rumah sakit yang terkena dampak mogok. Rumah sakit
telah merencanakan untuk terus memberikan perawatan, meskipun dengan
kemungkinan gangguan.
Pihak rumah sakit North Memorial Health Hospital di
Robbinsdale, Minnesota mengatakan "mungkin membuat beberapa penyesuaian
pada perawatan dan layanan non-darurat untuk memastikan staf tetap memadai dan
aman selama periode pemogokan."
Tetapi rumah sakit tersebut menekankan akan terus menawarkan
"layanan lengkap" termasuk rawat inap, rawat jalan dan perawatan
darurat, dan akan melayani pelanggan untuk janji temu yang dijadwalkan
sebelumnya.
Pihak MNA dan rumah sakit telah bernegosiasi selama lebih dari lima bulan, tanpa mencapai kesepakatan.
"Saat ini di Minnesota, perawat terlalu banyak bekerja, rumah sakit kekurangan staf, dan pasien ditagih berlebihan," kata MNA dalam sebuah pernyataan.
Serikat pekerja mengatakan sedang mencari solusi untuk kekurangan staf dan masalah keselamatan kerja, sementara rumah sakit hanya ingin fokus pada gaji.
Sebuah kelompok yang mewakili rumah sakit mengatakan telah mengusulkan kenaikan upah 10-12 persen dalam tiga tahun. Para perawat meminta kenaikan gaji di kisaran 27-30 persen.
Rumah sakit berpendapat bahwa "dengan perubahan konstan dalam perawatan kesehatan, semua orang yang bekerja di perawatan kesehatan perlu beradaptasi dengan cara kita melayani orang."
Konten Terkait
FK3I menilai kondisi ini telah menempatkan KBU dan KBS pada titik rawan kerusakan ekologis jangka panjang.
Selasa 13-Jan-2026 20:07 WIB
Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun menyiapkan lebih dari 48 ribu ton pupuk bersubsidi untuk petani pada tahun 2026.
Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB
Anggaran Rp100 miliar yang akan digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk pembongkaran 98 tiang monorel menuai polemik. Pramono Anung beri penjelasan.
Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB
Persiba Balikpapan masih memiliki peluang untuk bertahan di Championship musim depan.
Selasa 13-Jan-2026 20:05 WIB
Teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, diantaranya mencegah penuaan dini sampai melindungi kesehatan otak.
Selasa 13-Jan-2026 20:00 WIB