
Berdasarkan data KCIC, penjualan tiket keberangkatan 31 Desember 2025 sudah mencapai 16 ribu tiket.
Analis Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh tidak efisien dan berpotensi terus merugikan negara.