Rabu 26-Mar-2025 21:14 WIB
640
Foto : wartakota
Sejak ditemukan, hingga saat ini banyak spekulasi bermunculan khususnya dari pihak keluarga, masyarakat umum dan rekan-rekan jurnalis.
Spekulasi itu muncul lantaran kondisi Juwita yang ditemukan tak bernyawa itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda terjadinya kecelakaan tunggal dan dinilai banyak kejanggalan.
Keluarga Bicara
Hasil penelusuran Banjarmasinpost.co.id, Senin, (24/03/2025), pihak keluarga mengalami duka yang mendalam atas peristiwa ini dan mempercayakan kasus ini diusut tuntas oleh pihak Kepolisian.
Tak hanya itu, meski tak banyak memberikan pernyataan, namun pihak Keluarga pun mengakui tidak membatasi rekan-rekan media untuk menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat terkait musibah ini.
Saat ditanya terkait awal-mula Juwita meninggalkan rumah, pihak keluarga mengakui Juwita meninggalkan rumah pada Sabtu, (22/03/2025) sekitar pukul 9 atau 10 pagi.
Juwita meminta izin berangkat ke arah Guntung Payung. Dia hanya meminta izin berangkat kesana, tidak ada dialog lain, hanya itu. Selanjutnya siang harinya, justru ditemukan di Gunung Kupang dan sudah tidak bernyawa.
Penuturan Polisi
Menyikapi kasus kematian Jurnalis Muda Juwita, pihak Kepolisian berkomeitmen mengusut dengan tuntas peristiwa ini.
Bahkan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) juga memberikan atensi khusus pengungkapan kasus ini.
“Semoga kasus kematian jurnalis ini bisa lekas terungkap, agar memberikan kepastian informasi bagi pihak keluarga, masyarakat dan rekan-rekan jurnalis di Banua,” ujar Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan kepada awak media.
Kasus ini ,k ata Kapolda ditangani Polres Banjarbaru dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel.
“Segala petunjuk pun masih dikumpulkan polisi termasuk hasil visum dan sebagainya. Kami mohon waktu, jangan sampai justru mengganggu proses lidik dan sidiknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, terkait kasus ini pihaknya sudah memeriksa empat orang saksi di TKP, beserta mengumpulkan bukti-bukti dan fakta di Lapangan.
Konten Terkait
Adapun sasaran patroli meliputi berbagai potensi gangguan kamtibmas, antara lain aktivitas geng motor dan balap liar, tawuran remaja
Minggu 28-Dec-2025 20:06 WIB
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menegaskan pentingnya pemahaman dan kepatuhan jurnalis saat meliput bencana.
Selasa 23-Dec-2025 20:36 WIB
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo, menjelaskan peristiwa penikaman terjadi sekitar pukul 09.00
Senin 22-Dec-2025 20:18 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026
Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB
Polisi mengungkap momen penggerebekan klinik aborsi ilegal di apartemen kawasan Jaktim. Saat digerebek, ada pasien di lokasi yang mau melakukan aborsi.
Rabu 17-Dec-2025 20:08 WIB






