Selasa 24-Jan-2023 05:57 WIB
582
Foto : harianjogja
brominemedia.com -Kaki
pecah-pecah membuat kita kurang percaya diri. Terutama saat menggunakan sepatu
atau sandal model terbuka, alas kaki model ini akan membuat tumit kaki kita
terekspos dengan leluasa.
Kondisi ini sering dialami para perempuan karena akan
mengganggu penampilan.
Tumit yang pecah-pecah disebabkan oleh banyak faktor.
Dilansir dari berbagai sumber, terlalu lama dan sering berdiri adalah salah
satu penyebabnya. Begitu juga dengan terlalu sering berjalan tanpa alas kaki,
juga akan membuat tumit pecah-pecah.
Tidak hanya itu, ukuran sepatu yang tidak pas, menghabiskan
waktu terlalu lama saat mandi hingga memakai sabun yang mengandung bahan dengan
sifat mengiritasi kulit juga membuat tumit retak-retak.
Kondisi ini membuat tumit menjadi kasar. Untuk itu ada
beberapa cara untuk mengatasi masalah ini:
1. Perbanyak minum air putih
Air putih tidak hanya melegakan dahaga tetapi juga membantu agar kulit tubuh tidak kering, termasuk di daerah tumit. Untuk itu minumlah minimal delapan gelas atau dua liter air putih setiap hari.
2. Pakai Petroleum Jelly
Petroleum jelly membantu mengembalikan kelembapan pada kulit telapak kaki. Namun manfaatnya tidak langsung terasa karena proses penyerapan produk ini butuh waktu lama.
3. Hindari Berendam Air Panas
Mandi dengan air panas bisa memicu kulit menjadi lebih kering dan rusak, sehingga mudah mengalami pecah-pecah. Jika kulit kaki rentan mengalami kondisi ini, mandi air panas justru akan membuat kaki pecah-pecah semakin parah.
4. Pilih Sabun Mandi yang Lembut
Menggunakan sabun dengan bahan kimia yang terlalu keras justru akan mengiritasi kulit yang sudah dalam kondisi kering. Untuk itu perlu sabun yang mengandung bahan yang halus.
Konten Terkait
Anggaran Rp100 miliar yang akan digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk pembongkaran 98 tiang monorel menuai polemik. Pramono Anung beri penjelasan.
Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB
Teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, diantaranya mencegah penuaan dini sampai melindungi kesehatan otak.
Selasa 13-Jan-2026 20:00 WIB
DNIKS meminta pemerintah, agar tahun 2026 lebih memprioritaskan program keadilan sosial, kesejahteraan sosial.
Minggu 11-Jan-2026 20:23 WIB
IMABI bersama mahasiswa se-Sumatra menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB
Pemerintah Kota Makassar melakukan perluasan lahan Tempat Pembuangan Akhir Antang Tamangapa sebagai langkah strategis untuk menangani kondisi darurat sampah.
Senin 05-Jan-2026 20:15 WIB





