Selasa 17-Dec-2024 20:21 WIB
438
Foto : tribunnews
Brominemedia.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan jika pengelolaan sepak bola Indonesia butuh dukungan dari berbagai pihak.
Hal tersebut diungkapkan Erick, usai menggelar PSSI Partner Summit 2024, Senin (16/12/2024). Erick menyebut jika kegiatan ini juga sekaligus bentuk keterbukaan kepada publik mengenai pembangunan sepak bola nasional.
"Ya ini sebagai juga laporan ke publik lah bahwa memang dalam membangun sepak bola itu tidak mungkin stakeholder tidak bersatu," ujar Erick.
"Kita bisa lihat dari sektor swasta, banyak sekali yang dukung. Brandnya juga luar biasa, brand-brand yang memang dekat dengan sepak bola, olahraga," paparnya.
Soal besaran dana, Erick pun secara terang-terangan jika PSSI butuh dana yang cukup besar, sebesar ratusan miliar. Pria yang juga Menteri BUMN itu sempat mengungkapkan jika PSSI menargetkan bisa meraup lebih dari Rp 650 miliar pada 2025.
"Tidak mungkin kita bergantung hanya dari pemerintah. Sebanyak Rp 650 miliar lebih adalah angka yang fantastis, saya juga tidak pernah berpikir mengelola sepak bola itu, angkanya sebegitu besar," kata Erick.
Erick menyebut jika besaran dana itu tentu jauh lebih besar dibandingkan cabang olahraga lainnya di Indonesia.
"Kalau dulu di bola basket Rp 30-40 miliar cukup gitu. Di badminton, Rp 80 miliar. Ini bener-bener hampir bisa tujuh sampai sepuluh kali lipat," ucap Erick.
"Artinya ya memang peran pemerintah, private sector harus menjadi kesatuan kalau nggak, tidak mampu kalau tidak semuanya," jelasnya.
Lebih lanjut, dana yang dikumpulkan PSSI diperlukan untuk mengelola perkembangan sepak bola Indonesia, dan tidak hanya untuk tim nasional.
Namun, dana untuk tim nasional tetap akan menjadi prioritas.
"Nah dari Rp 650 miliar, yang paling besar itu untuk tim nasional, hampir Ro 350 miliar. Itu di luar futsal, bola pantai," ujar Erick.
"Jadi angka yang hampir 60 persen lebih buat timnas, itu kami belum hitung fasilitas pendukung timnas, seperti sports science, dll, yang kami memasukkan itu," pungkasnya.
Konten Terkait
Pemain Bali United Kadek Arel Priyatna menjadi anggota executive committee (exco) Asosiasi Pesepakbola Profesional ...
Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB
DNIKS meminta pemerintah, agar tahun 2026 lebih memprioritaskan program keadilan sosial, kesejahteraan sosial.
Minggu 11-Jan-2026 20:23 WIB
Begini komentar dari Pelatih Persik Kediri usai timnya dikalahkan Arema FC dalam pertarungan derbi Jatim Super League Indonesia.
Minggu 11-Jan-2026 20:11 WIB
Begini komentar dari Pelatih Persik Kediri usai timnya dikalahkan Arema FC dalam pertarungan derbi Jatim Super League Indonesia.
Minggu 11-Jan-2026 20:11 WIB
IHSG Bursa Efek Indonesia 8 Januari 2026 ditutup melemah. Analis Pasar Modal Indonesia Reydi Octa mengatakan IHSG kemungkinan sedikit terdampak suku bunga acuan dan inflasi
Kamis 08-Jan-2026 19:54 WIB




