Rabu 29-Jan-2025 20:38 WIB
226
Foto : freepik
Brominemedia.com - Dikisahkan Nabi Musa AS adalah seorang nabi yang diberikan tugas berat oleh Allah SWT untuk menyampaikan wahyu kepada Firaun, seorang raja yang dikenal sangat zalim dan sombong.
Ketika Allah memerintahkan Musa untuk pergi ke Firaun, beliau merasa takut karena Firaun memiliki kekuatan yang luar biasa dan kebencian terhadap para nabi.
Namun, Allah SWT memberikan ketenangan kepada Nabi Musa dan saudaranya, Harun, dengan menegaskan bahwa Dia akan selalu bersama mereka dan memberikan pertolongan.
Musa dan Harun pun berangkat menuju istana Fir'aun dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan membantu mereka dalam menghadapi ujian ini.
Ketika bertemu dengan Fir'aun, Musa menyampaikan wahyu yang diterimanya dari Allah, namun Firaun menolak dan merendahkan Musa serta menganggapnya hanya seorang penyihir.
Fir'aun bahkan menantang Musa untuk membuktikan kebenaran klaimnya dengan menunjukkan sebuah mukjizat.
Atas perintah Allah, Musa melemparkan tongkatnya, dan tongkat itu berubah menjadi ular besar yang menakutkan.
Fir'aun memanggil para penyihir untuk menghadapinya, dan mereka juga melemparkan tongkat mereka yang berubah menjadi ular, tetapi ular-ular itu segera ditelan oleh ular Musa.
Melihat keajaiban tersebut, sebagian penyihir akhirnya beriman kepada Allah dan mengakui kebenaran Musa sebagai utusan Allah.
Fir'aun marah dan menanggapi dengan menantang Musa lebih lanjut, bahkan menuduhnya sebagai penyihir yang berusaha menghasut rakyat.
Allah SWT kemudian memberikan Musa mukjizat lainnya berupa tangan yang bercahaya ketika dimasukkan ke dalam kantong bajunya.
Namun, meskipun menghadapi berbagai mukjizat, Fir'aun tetap keras kepala dan menolak untuk percaya kepada Allah, bahkan berusaha untuk menganiaya Musa dan pengikutnya.
Allah SWT mengingatkan Fir'aun dengan berbagai peringatan melalui serangkaian azab yang diturunkan, seperti hujan belalang, katak, darah, dan lain-lain.
Namun Fir'aun tetap tidak mau bertobat dan malah semakin sombong, mengabaikan peringatan-peringatan Allah.
Musa kemudian diperintahkan oleh Allah untuk membawa umat Bani Israil keluar dari Mesir, karena azab yang lebih besar akan datang kepada Fir'aun dan pasukannya.
Musa memimpin umatnya menuju laut, dan ketika Fir'aun mengetahui bahwa Musa melarikan diri, ia mengejar dengan pasukan besar.
Ketika sampai di tepi Laut Merah, umat Musa terperangkap karena di depan mereka ada laut, dan di belakang mereka ada pasukan Fir'aun yang semakin mendekat.
Dalam kondisi terdesak, umat Musa mulai merasa takut dan ragu, tetapi Musa tetap percaya bahwa Allah akan menolong mereka.
Musa berdoa kepada Allah, dan Allah memerintahkan agar laut dibelah, memberikan jalan yang luas untuk umat Musa.
Musa dan pengikutnya melintasi laut yang terbelah, sementara Fir'aun dan pasukannya yang mengejar mereka terperangkap dalam gelombang yang menutup kembali setelah mereka memasuki laut.
Fir'aun yang sombong akhirnya tenggelam bersama pasukannya, sementara Musa dan pengikutnya selamat.
Musa dan umatnya kemudian menuju ke tempat yang lebih aman, dan mereka bersyukur atas pertolongan Allah yang sangat besar.
Fir'aun, yang dulu menentang dan meremehkan kekuasaan Allah, kini menjadi pelajaran bagi umat manusia bahwa kekuasaan Allah tak terbatas dan segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya.
Allah SWT mengingatkan umat Musa untuk selalu bersyukur dan mengingat peristiwa besar ini sebagai tanda kebesaran dan kasih sayang-Nya.
Bagi Nabi Musa, kejadian tersebut memperkuat imannya dan keyakinannya bahwa Allah selalu memberikan pertolongan kepada umat-Nya yang benar-benar beriman dan bertakwa.
Mukjizat-mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Musa bukan hanya untuk mengalahkan Firaun, tetapi juga untuk mengajarkan umat manusia tentang keesaan dan kekuasaan Allah yang Maha Kuasa.
Dan demikianlah Allah SWT menolong Nabi Musa dalam menghadapi cobaan dan memberikan petunjuk bagi umatnya agar selalu taat dan bersyukur kepada-Nya.
Konten Terkait
Keluarga merupakan madrasah pertama dan utama bagi anak-anak yang dilahirkan. Orang tua merupakan guru, pendidik, dan role model yang pertama dan utama. Kualitas pengasuhan sangat menentukan kualitas...
Kamis 08-Jan-2026 20:00 WIB
Artikel ini berisi teks sholawat dhoharoddinul muayyad, lengkap tulisan Arab latin dan terjemahannya.
Senin 29-Dec-2025 20:10 WIB
Penjelasan Adi Hidayat soal hukum mengucapkan selamat Natal, batas toleransi beragama, dan prinsip Lakum Diinukum Wa Liya Diin
Rabu 24-Dec-2025 21:44 WIB
Tidak sedikit yang merasakan kekuatan doa khusus ketika menghadapi ujian hidup berat di saat harapan nyaris padam. Islam mengajarkan bahwa setiap cobaan selalu berada dalam batas kemampuan hamba-Nya. Karena itu, doa menjadi jalan untuk bertahan tanpa kehilangan iman.
Sabtu 20-Dec-2025 20:00 WIB
Fenomena ular sawah masuk rumah seringkali memicu pertanyaan tentang pertanda apa di baliknya. Artikel ini mengupas tuntas maknanya menurut Primbon Jawa, Islam, dan penjelasan logis.
Sabtu 20-Dec-2025 20:00 WIB




