Sabtu 14-Jan-2023 05:18 WIB
449
Foto : wartakota
brominemedia.com
- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan sidak ke
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (13/1/2023).
Sandiaga sidak untuk memastikan layanan keimigrasian di
Bandara Soekarno-Hatta maksimal, sebab kerap mendengar keluhan seputar layanan
yang buruk.
Sandiaga pun meminta Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan
HAM, Silmy Karim meningkatkan layanan keimigrasian.
Pasalnya peningkatan pelayanan keimigrasian, mampu
mendongkrak angka pengunjung wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia
pasca Pandemi Covid-19.
"Saya menaruh kepercayaan yang sangat tinggi kalau pak
Dirjen akan mampu mendeliver, akan mampu melakukan trasnformasi dari segi
pelayanan dengan inovasi-inovasi yang lebih baik," kata Sandiaga.
"Agar kualitas pelayanan, peningkatan kunjungan, serta
lama tinggalnya wisatawan mancanegara di Indonesia ini bisa terus kita
optimalkan," imbuhnya.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga berjanji, akan
mengoptimalkan promosi dan menyebarluaskan layanan Electronic Visa on Arrival
(e-VoA) kepada para penumpang mancanegara.
Sebab penerapan e-VoA, dinilai mampu mempermudah para
wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.
Dengan e-VoA, orang asing cukup mendaftarkan permohonan visa melalui situs molina.imigrasi.go.id dan melakukan pembayaran secara daring menggunakan kartu kredit atau debit dengan logo Visa, Mastercard, atau JCB.
Setelah itu, permohonan e-VoA akan diverifikasi dan akan langsung dikirimkan melalui aplikasi apabila disetujui.
E-VoA yang telah disetujui tersebut cukup diunduh dan ditunjukkan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi saat memasuki wilayah Indonesia.
"Terobosan e-koh VoA inilah yang akan kami ampilifikasi dan kami promosikan lagi, agar semakin banyak wisatawan yang mengetahuinya, karena dapat memberi kemudahan kepada wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia," ungkapnya.
Ilustrasi - Turis asing sedang menunggu layanan keimigrasian.
Ilustrasi - Turis asing sedang menunggu layanan keimigrasian. (istimewa)
Sandiaga pun mengaku optimistis dengan tren yang ada dan diharapkan jadi momentum lanjutan pemulihan pariwisata.
"Jadi kami sangat optimis tahun 2023 akan menjadi tahun kebangkitan penuh kami, apalagi PPKM sudah kembali dibuka," ucapnya.
Menurut Sandiaga, jika layanan keimigrasian bagus, niscaya target 7,4 juta wisatawan mancanegara (wisman) akan datang ke Indonesia selama tahun 2023.
Karena itu, kata Sandiaga, dirinya akan memonitor dan evaluasi secara ketat jumlah kunjungan turis itu, setelah layanan imigrasi dipermudah.
"Dalam rangka mencapai target wisatawan mancanegara, kami akan berkoordinasi tiap bulan (dengan Ditjen Imigrasi) untuk memonev (monitor dan evaluasi) wisatawan mancanegara," ujarnya.
"Monev dilakukan agar mengetahui, bagaimana capaian kunjungan wisatawan mancanegara dari segi pendapatan dan penciptaan lapangan kerja, yang tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh ekonomi kita," tandasnya.
Konten Terkait
Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah instruksi kepada Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), dan koreksi di ...
Selasa 13-Jan-2026 20:07 WIB
FK3I menilai kondisi ini telah menempatkan KBU dan KBS pada titik rawan kerusakan ekologis jangka panjang.
Selasa 13-Jan-2026 20:07 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya. Mengeluarkan prakiraan cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Tengah periode 12 hingga 18
Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB
Hingga saat ini, beberapa wilayah sudah berhasil dinormalkan secara bertahap. Namun, tantangan di lapangan tidaklah mudah.
Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB
Dalam kondisi darurat, formulir dan verifikasi sering terasa lebih berkuasa daripada rasa kemanusiaan.
Senin 12-Jan-2026 20:05 WIB


