Foto : tribunnews
Pada tahun 1478, Majapahit diserang oleh Girindrawardhana dari Kerajaan Kaling.
Karena tentara Majapahit tidak mampu menghalau serangan tersebut, Prabu Brawijaya V memutuskan untuk menyingkir ke Gunung Lawu dan hidup menjadi seorang pertapa dan bergelar Sunan Lawu.
Prabu Brawijaya V merupakan leluhur dari pendiri kerajaan Mataram dan Keraton Yogyakarta sehingga sebagai bentuk penghormatan, Gunung Lawu dipilih menjadi lokasi upacara labuhan.
Gunung Lawu terletak di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Setiap dilaksanakan Upacara Labuhan, uborampe labuhan diserahterimakan kepada Juru Kunci Gunung Lawu yang berada di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Macam-macam uborampe yang diperlukan pada upacara Labuhan Gunung Lawu adalah sebagai berikut :
Kasepuh
Sinjang Limar
Semekan Gadhung Mlathi
Kampuh Poleng Ciut
Dhestar Banguntulak
Paningset Jingga
Kaneman
Semekan Gadhung Mlathi
Kampuh Poleng Ciut
Dhestar Banguntulak
Paningset Jingg
Pendherek
Sinjang Cangkring
Semekan Gadhung
Semekan Dringin
Semekan Songer
Semekan Teluh Watu
Semekan Jambin
Songsong Pethak Seret Praos
Sela, ratus, lisah konyoh
Yatra Tindhih.
Konten Terkait
Rival dari jalur Dipajaya berangkat ke Pos 5 pukul 16.30 WIB bersama 8 personel lainnya untuk melanjutkan pencarian Syafiq
Minggu 11-Jan-2026 20:07 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi menuturkan, rekomendasi dewan pengupahan telah resmi ditandatangani untuk seluruh wilayah di Jawa Tengah.
Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB
PLN memastikan pasokan listrik nasional tetap andal dan aman selama perayaan Malam Natal 2025 dengan cadangan daya yang mencukupi dan ribuan personel siaga di seluruh Indonesia.
Kamis 25-Dec-2025 20:35 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kamis 25-Dec-2025 20:33 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026
Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB