Setelah Pelatih, Manajemen Persela Lamongan segera Umumkan CEO dan Manajer Tim yang Baru
Jumat 02-Jan-2026 20:09 WIB
3
Foto : tribunnews
Brominemedia.com - Bima Sakti resmi diumumkan sebagai pelatih baru Persela Lamongan untuk mengarungi putaran kedua Championship 2025/2026.
Setelah ini, Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lamongan, akan mengenalkan manajer dan CEO tim yang baru.
Penasihat Persela Lamongan, Yuhronur Efendi menyebut, langkah ini merupakan bagian keseriusan pihaknya membangun kekuatan Persela agar lebih baik.
Tidak hanya musim ini, namun untuk musim-musim yang akan datang.
Setelah perginya Fariz Julinar Maurisal ke PSIS Semarang, hingga saat ini, posisi manajer Persela masih kosong.
Sebelumnya, Persela lebih dulu mengenalkan Pradita Aditya sebagai Direktur Bisnis Persela. Departemen baru bagi tim Persela.
"Jangan khawatir, believe me (percaya saya). Kami semua punya visi yang sama. Kami sudah berpikir itu (melengkapi internal tim). Jadi jangan khawatir," kata Yuhronur Efendi, Jumat (2/1/2026).
Pria yang saat ini juga menjadi Bupati Lamongan itu memberi sinyal akan banyak lagi orang-orang hebat bergabung dengan Persela.
"Karena masih banyak lagi orang seperti Mas Adit (Pradita Aditya) ini yang punya idealisme yang sama. Yang akan membawa beberapa orang yang punya pikiran sama membawa Persela lebih baik," terangnya.
Yuhronur menyebut hanya menunggu waktu untuk pihaknya melakukan pengumuman sosok penting yang akan mengisi posisi internal Persela.
"Sebentar lagi juga kami umumkan siapa nanti yang akan jadi CEO dan sebagainya. Pasti ada," tegas Yuhronur Efendi.
Sponsor
Ia juga menyinggung satu brand yang sudah menyatakan kesediaannya menjadi sponsor Persela.
"Dia senang, percaya juga akan menjadi sponsor kami. Akan main sponsor kalau tidak salah," ucapnya.
Yuhronur Efendi menyebut, pihaknya tidak setengah-setengah menyiapkan tim, meski perombakan terjadi di putaran kedua pasca hengkangnya manajer tim, Fariz Julinar Maurisal.
Kosongnya posisi akibat hengkangnya beberapa pemain yang mengikuti jejak Fariz bergabung PSIS Semarang, akan segera terisi.
Diskusi sudah dilakukan dengan Bima Sakti.
"Bima Sakti sudah langsung kami ajak diskusi sampai tengah malam," terangnya.
"Jadi nanti kami akan membawa Persela ini lebih modern lagi. Kami arahkan Persela ini sebagai satu industri sepak bola yang nantinya lebih mandiri," pungkas Yuhronur Efendi.