PERISTIWA

Angka PHK di Jakarta Tinggi, PSI Minta Gubernur DKI Pramono Anung Lakukan Langkah Tepat

Selasa 11-Mar-2025 21:26 WIB 489

Foto : wartakota

Brominemedia.com – Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana minta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung harus lakukan langkah tepat untuk mengatasi tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jakarta.

"Kami prihatin dengan tingginya angka PHK di Jakarta baru-baru ini," kata William pada Selasa (11/3/2025).

"Pemprov DKI Jakarta harus bergerak untuk mengatasi permasalahan ini. Terlebih, perekonomian juga sedang lesu, sehingga membuat posisi warga yang menganggur lebih rentan lagi," ujar William.

William mengungkap, data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak 3.325 pekerja terkena PHK pada bulan Januari 2025.

Sementara itu, sebanyak 2.650 atau 79,70 persennya ada di DKI Jakarta.

Dengan kata lain, kasus PHK paling banyak terjadi di Jakarta.

William menerangkan bahwa kasus PHK ini terjadi pada masa-masa yang sulit dan sangat disayangkan.

"Daya beli masyarakat sedang menurun. Salah satunya karena masyarakat cenderung menabung di masa-masa yang tidak pasti ini," terangnya.

"Ditambah PHK yang terjadi secara massal. Ini akan menambah tekanan terhadap perekonomian warga Jakarta,” ucap Anggota Komjsi A DPRD Provinsi DKI Jakarta itu.

William mengingatkan lagi janji Gubernur DKI Jakarta dengan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno yang akan mengadakan job fair di seantero Jakarta.

Langkah ini dilakukan dalam rangka mengatasi masalah pengangguran.

"Pemprov DKI Jakarta harus bertindak drastis menyusul kejadian-kejadian PHK ini. Kami diingatkan kembali oleh janji Mas Pram dan Bang Doel untuk mengadakan job fair di setiap kecamatan," jelasnya.

"Hal itu harus segera dilakukan untuk mempertemukan pekerja yang terdampak PHK dan menganggur dengan penyedia kerja yang mungkin membutuhkan keahlian mereka," tuturnya.

William juga menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk mengadakan pelatihan-pelatihan kerja bagi para pekerja yang terkena PHK agar mereka bisa melakukan alih profesi dengan lancar.

"Pemprov DKI Jakarta juga bisa mengadakan program-program latihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar agar para pekerja yang kini menganggur karena di-PHK bisa menyesuaikan diri dengan keperluan industri dan segera mendapatkan pekerjaan baru," paparnya.

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Penjelasan Pramono Anung Soal Anggaran Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel, Jadi Polemik

Anggaran Rp100 miliar yang akan digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk pembongkaran 98 tiang monorel menuai polemik. Pramono Anung beri penjelasan.

Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB

PEMERINTAHAN Demokrat: Hubungan Jokowi dengan SBY Sangat Baik

Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam menyatakan dampak dari fitnah yang dilakukan empat akun media sosial terhadap Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sangat luas.Hal itu diutarakan Umam dalam acara Head to Head With Elvira berjudul Dituding Dalang Kasus Ijazah Jokowi, Demokrat Lapor Polisi dikutip dari kanal YouTube CNN, Rabu malam, 7 Januari 2026.Hubungan Pak Jokowi dengan Pak SBY sangat baik, sangat menghormati, saling support.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/01/08/693068/demokrat-hubungan-jokowi-dengan-sby-sangat-baik

Kamis 08-Jan-2026 02:22 WIB

PEMERINTAHAN Hadiri Peluncuran Kartu Debit Visa, Gubernur Pramono: Langkah Awal Transformasi Bank Jakarta

Pramono Anung tegaskan komitmen transformasi Bank Jakarta menuju layanan perbankan berkelas global melalui peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta.

Senin 05-Jan-2026 20:15 WIB

KESEHATAN Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...

Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB

PERISTIWA Drama Istri Bandar Narkoba di Mandailing Natal, Pura-Pura Pingsan Saat Terciduk Bawa Sekarung Sabu Lalu Kabur

Wanita bernama Mila, istri dari seorang bandar narkoba nekat menyembunyikan narkoba jenis sabu di dalam karung sebelum akhirnya berpura-pura pingsan saat ditangkap petugas.

Minggu 04-Jan-2026 20:08 WIB

Tulis Komentar