5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Bukan Cuma Tangkal Radikal Bebas
Selasa 13-Jan-2026 20:00 WIB
3
Foto : liputan6
Brominemedia.com - Melansir dari National Center for Complementary and Integrative, teh hijau pertama kali dibudidayakan oleh petani China pada 3.000 tahun lalu.
Di teh hijau terdapat senyawa alami polifenol yang meliputi flavonoid dan asam fenolik. Berikut 5 khasiat teh hijau melansir dari Everyday Health, Selasa (13/1/2026).
1. Mengurangi Peradangan
Teh hijau memiliki senyawa polifenol yang memberikan berbagai manfaat, seperti membantu mencegah kerusakan sel akibat peradangan, serta dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker.
2. Menangkal Radikal Bebas
Polifenol juga memiliki antioksidan efektif yang dapat mencegah penyakit dan mengatur aktivitas jenis oksidase dalam tubuh. Sehingga mampu untuk membantu mencegah penuaan dini.
3. Membantu Menurunkan Berat Badan
Polifenol pada teh hijau membantu menurunkan berat badan, karena dipengaruhi oleh sensitivitas insulin dan metabolisme lemak.
4. Mengurangi Kadar Gula Darah
Antioksidan pada teh hijau membantu mengurangi resiko penyakit kardiovaskular seperti memperbaiki kadar kolesterol, tekanan darah, dan kadar gula darah.
5. Melindungi Kesehatan Otak
Senyawa dalam teh hijau, seperti L-theanine dan epigallocatechin gallate (EGCG) yang memiliki efek neuroprotektif dapat memperlambat penurunan kognitif.
Konsumsi teh hijau secara teratur dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit neurodegeneratif seperti parkinson.
Teh Hijau Tanpa Kafein atau Teh Hijau Biasa
Menurut penelitian, air panas secara efektif menghilangkan kafein dan mempertahankan senyawa yang bermanfaat. Faktor seperti waktu dan suhu mempengaruhi hasil proeses ini.
Kandungan polifenol dalam teh hijau tanpa kafein berbeda dengan teh hijau biasa, diperkirakan polifenol teh hijau bisa mencapai puluhan hingga ratusan mg per 100 ml. Teh hijau cenderung memiliki polifenol tinggi karena minim oksidasi.
Berapa Banyak Teh Hijau Sebaiknya Dikonsumsi?
Food and Drug Administration (FDA) menyarankan, agar orang dewasa minum tidak lebih dari 400 miligram (mg) kafein per hari. Diketahui 1 cangkir teh hijau berukuran 8 ons memiliki sekitar 29 mg kafein. Sedangkan, teh hitam mengandung sekitar 48 mg kafein per cangkir.
Dokter Richard Lee menghentikan pemeriksaan setelah 8 jam karena kurang enak badan. Kasusnya terkait pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen.