Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

LIFESTYLE

Tamat Belajar, Mulai Bingung: Sekolah untuk Apa?”

Senin 14-Apr-2025 22:41 WIB

257

Tamat Belajar, Mulai Bingung: Sekolah untuk Apa?”

Foto : republiknews

Brominemedia.com – Di negeri yang menjunjung tinggi nilai raport lebih dari akal sehat, anak muda belajar keras demi satu tujuan suci: lulus dengan predikat sempurna tapi tidak tahu mau jadi apa.

Sekolah, katanya, adalah tempat mempersiapkan masa depan. Tapi masa depan yang mana? Yang penuh inovasi? Atau yang masih sibuk meributkan panjang rok siswi dan warna kaos kaki?

Selama lebih dari satu dekade, siswa dijejali pelajaran yang kadang tidak punya niat baik untuk berguna di dunia nyata. Mereka harus hafal anatomi bunga, sejarah penjajahan, hingga rumus kimia yang bahkan guru IPA sendiri kadang tak pakai dalam hidup sehari-hari.

Tapi saat lulus? Disuruh bikin CV aja bingung. Soft skill nihil, critical thinking koma, public speaking ambyar.
Yang penting, nilai raport bagus dan hafalan lancar.

Sementara dunia luar sudah beralih ke artificial intelligence, ruang kelas kita masih setia dengan penggaris kayu dan papan tulis berdebu.
Ironisnya, ketika lulusan bingung cari kerja, sistem pendidikan malah bilang: “Kurang usaha.”

Sangat mudah menyalahkan Gen Z. “Anak sekarang manja, cepat bosan, maunya instan,” kata para pengamat yang lupa bahwa dunia sudah berubah. Tapi tak ada yang mau mengakui bahwa mungkin sistem pendidikannya yang kadaluarsa.

Kita mengharapkan mereka jadi kreatif, padahal sejak SD sudah diajari bahwa jawaban benar hanya satu dan tidak boleh berbeda.

Kita ingin mereka jadi pemimpin, tapi selama ini dipaksa diam, duduk rapi, dan nurut.
Maka lahirlah generasi yang cerdas di atas kertas, tapi bingung menghadapi dunia nyata yang tidak bisa ditebak dengan kunci jawaban.

Setiap ganti menteri, kurikulum pun ganti baju. Tapi isinya? Masih mirip lembar jawaban UN.
Murid tetap dijejali fakta-fakta yang mudah dicari di Google, tapi tak diberi ruang untuk bertanya, apalagi mempertanyakan.

Pendidikan kita hebat mengukur panjang jembatan, tapi tak pandai membangun jembatan logika.
Kita dididik untuk tahu siapa tokoh kemerdekaan, tapi tidak diajari bagaimana memperjuangkan ide di tengah kebebalan birokrasi.

Kalau sekolah tetap jadi pabrik pencetak ijazah dan bukan laboratorium pencari makna, maka jangan heran kalau lulusan-lulusan terbaik malah sibuk cari lowongan kerja—sementara dunia butuh pencipta lapangan kerja.

Saatnya pendidikan bukan cuma soal hafalan, tapi soal keberanian. Bukan hanya soal nilai, tapi soal nilai-nilai.

Karena ketika anak muda ditanya “kamu bisa apa?”, mereka harusnya bisa jawab lebih dari “saya bisa lulus.”

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Daftar 10 Pejabat Eselon II Pemkab Muaro Jambi Dilantik Bupati Hari Ini

Bambang Bayu Suseno resmi melantik 10 pejabat eselon II di rumah dinas Bupati Muaro Jambi..

Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB

Daftar 10 Pejabat Eselon II Pemkab Muaro Jambi Dilantik Bupati Hari Ini
PERISTIWA TPA Antang Diperluas untuk Tangani Darurat Sampah

Pemerintah Kota Makassar melakukan perluasan lahan Tempat Pembuangan Akhir Antang Tamangapa sebagai langkah strategis untuk menangani kondisi darurat sampah.

Senin 05-Jan-2026 20:15 WIB

TPA Antang Diperluas untuk Tangani Darurat Sampah
PENDIDIKAN DPRD Pasuruan Apresiasi Rehab 279 Sekolah, Juga Minta Perhatian Pada Sekolah Swasta Dan Kualitas SDM

DPRD akan mendorong agar perhatian juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru,

Kamis 01-Jan-2026 20:21 WIB

DPRD Pasuruan Apresiasi Rehab 279 Sekolah, Juga Minta Perhatian Pada Sekolah Swasta Dan Kualitas SDM
PEMERINTAHAN Bangun 101 Jembatan, Kapolri: Anak-anak Tak Perlu Renang Saat ke Sekolah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya telah membangun dan memperbaiki sebanyak 101 unit jembatan di berbagai daerah.

Selasa 30-Dec-2025 20:16 WIB

Bangun 101 Jembatan, Kapolri: Anak-anak Tak Perlu Renang Saat ke Sekolah
PEMERINTAHAN Keterbatasan Guru Tak Surutkan SKB Tenggarong Seberang Berikan Layanan Pendidikan ke Masyarakat

Beragam program pendidikan tetap berjalan, meski kondisi sumber daya manusia masih jauh dari ideal

Jumat 26-Dec-2025 20:07 WIB

Keterbatasan Guru Tak Surutkan SKB Tenggarong Seberang Berikan Layanan Pendidikan ke Masyarakat

Tulis Komentar